March 6, 2026
Hukum Kriminal Peristiwa

Terbaru Kasus Penemuan Potongan Tubuh di Pesisir Ketewel, Polisi Kirim 6 Sampel Tulang ke Labfor Mabes Polri untuk Uji DNA

Denpasar-kabarbalihits

Perkembangan terbaru terkait penemuan potongan tubuh manusia pada Kamis pagi (26/2/2026) di kawasan pesisir Desa Ketewel, tepatnya di muara Sungai Wos Teben, Banjar Keden, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, kini memasuki tahap pemeriksaan lanjutan.

Sebelumnya, potongan tubuh tersebut telah diserahkan ke RSUP Prof. Ngoerah untuk proses autopsi serta pengambilan sampel DNA oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Dokkes Polda Bali.

Terbaru, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy menyampaikan bahwa enam sampel tulang dari potongan tubuh yang ditemukan telah dikirim ke Puslabfor Mabes Polri di Jakarta untuk pemeriksaan DNA lebih lanjut.

Adapun bagian tulang yang dikirim meliputi gigi geraham, tulang paha, tulang rusuk, tulang jari kaki, tulang kering, serta tulang belikat. Pemilihan jaringan keras tersebut menjadi alternatif utama karena kondisi jaringan tubuh seperti daging dan organ sudah rusak sehingga tidak memungkinkan dilakukan ekstraksi DNA.

“Kemarin kita sudah di Labfor Polda Bali menerima sekitar enam sampel tulang dari potongan mayat yang ditemukan beberapa waktu lalu. Dari potongan tulang ini kemudian kita kirimkan ke Jakarta, ke Puslabfor Mabes Polri untuk dicek DNA-nya. Kita tunggu hasilnya, mungkin dalam beberapa hari ke depan sudah ada hasil tes DNA tersebut,” ujar Ariasandy.

Ia menjelaskan, hasil uji DNA dari tulang tersebut nantinya akan dibandingkan dengan sejumlah sampel DNA yang sebelumnya telah diamankan penyidik, termasuk DNA milik ibu korban penculikan warga negara Ukraina, Igor Komarov.

Pengiriman sampel ke Jakarta dilakukan karena teknologi pemeriksaan DNA dari jaringan tulang tersedia di Puslabfor Mabes Polri. Hal ini menjadi langkah alternatif setelah jaringan tubuh dari potongan mayat sudah tidak dapat digunakan untuk pemeriksaan DNA.

Baca Juga :  Polda Bali Bongkar Praktik Ilegal BBM Subsidi di Jalan Pemelisan, Lima Tersangka Diamankan

“Kemarin jaringan tubuh dari potongan mayat ini sudah rusak sehingga tidak bisa kita ambil sampel DNA-nya. Alternatifnya adalah jaringan di tulang dan teknologinya ada di Puslabfor Mabes Polri,” jelasnya.

Sampel tersebut langsung dikirim pada hari yang sama setelah diterima oleh penyidik, bahkan dibawa secara manual oleh anggota yang ditugaskan agar segera sampai ke laboratorium forensik di Jakarta.

Ditegaskan, penyidik telah memiliki pegangan kuat dalam penanganan kasus ini. Hal tersebut diperkuat dengan ditemukannya jejak kekerasan berupa bercak darah di sebuah vila dan mobil Avanza yang diduga digunakan oleh para pelaku.

Hasil uji laboratorium terhadap bercak darah tersebut menunjukkan kecocokan dengan DNA ibu dari korban penculikan WNA Ukraina, Igor Komarov, yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Meski demikian, pihak kepolisian masih menunggu hasil uji DNA dari sampel tulang untuk memastikan identitas korban dari potongan tubuh yang ditemukan di pesisir Ketewel tersebut.

“Yang jelas, dari bekas-bekas darah di vila dan mobil Avanza kita bisa pastikan bahwa korban penculikan itu diangkut menggunakan kendaraan tersebut dan sempat berada di vila itu, karena hasilnya identik dengan DNA yang kita bandingkan,” kata Ariasandy. (kbh1)

Related Posts