May 19, 2024
Nasional

Terpusat di Bali, Konferensi Internasional ke-4 Bidang Integrated Coastal Management & Marine Biotechnology

Badung-kabarbalihits

Konferensi Internasional ke-4 dalam bidang Integrated Coastal Management (ICM) & Marine Biotechnology sukses diselenggarakan di Bali pada tanggal 12-13 September ini. Acara prestisius yang diprakarsai oleh Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan, IPB University, bekerja sama dengan ATSEA, Archipelagic & Island States Forum, serta DAAD, mengusung tema “good practices and innovations towards blue carbon.”

Sebanyak 13 negara, termasuk Timor Leste, Australia, Fiji, Madagaskar, Filipina, Vietnam, China, Indonesia, Argentina, Papua Nugini, Malaysia, dan Thailand, berpartisipasi dalam konferensi ini. Total 153 peserta hadir untuk mempresentasikan hasil penelitian terkini mereka.

Kepala Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan, IPB University, Prof. Dr. Yonvitner, S.Pi., M.Si., bersama dengan UNDP Indonesia, Dr. Aretha Aprilia, dan Kantor DAAD Indonesia Jakarta, Ms. La Budza, memberikan sambutan yang menggarisbawahi pentingnya berbagi pengetahuan dan membangun jaringan yang kuat di antara semua peserta.

Rangkaian acara konferensi ini resmi dibuka oleh Rektor IPB University, Pr. Dr. Ir. Arif Satria, yang menekankan visi Nusantara 2045 yang kuat dengan memperkuat konektivitas antara pulau-pulau melalui jejaring laut.

“Konsep agromaritime menjadi sangat relevan dalam mendorong kemajuan Indonesia. Agromaritim bukan hanya simbolik, tetapi juga menjadi ruang ekonomi yang kompetitif dan berdaya saing untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ungkap Arif.

Pada hari pertama konferensi, Menteri PPN/BAPPENAS, yang diwakili oleh Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumberdaya Alam, Dr. Vivi Yulasti, M.Sc., menyoroti tantangan dan peluang yang dihadapi dalam ICM & Marine Biotechnology. “Tantangan global akan semakin kompleks seiring dengan perubahan yang cepat di setiap sektor pembangunan,” tambah Vivi.

Konferensi ini telah menciptakan platform yang berharga bagi para ilmuwan, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk berdiskusi, berbagi ide, dan menciptakan inovasi yang akan memberikan kontribusi positif terhadap konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan sumberdaya pesisir dan laut. Kesuksesan konferensi ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi masa depan ekosistem laut dan perkembangan keberlanjutan global.(kbh2)

Related Posts