
Warga Banjar Buana Kubu Olah Sampah Organik Lewat Tebe Modern saat Tumpek Landep
Denpasar – kabarbalihits
Semangat pelestarian lingkungan berpadu harmonis dengan kearifan lokal ditunjukkan warga adat Banjar Buana Kubu, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat, melalui kegiatan mereresik (bersih-bersih) saat Pujawali yang bertepatan dengan perayaan Tumpek Landep, (Saniscara, Kliwon, Landep), pada Sabtu (18/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, warga tidak hanya melaksanakan rangkaian upacara keagamaan, tetapi juga mengedepankan edukasi pengelolaan sampah berbasis sumber. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pemanfaatan tebe modern, yakni sistem sederhana pengolahan sampah organik yang dibangun di lingkungan banjar.
Sebanyak dua lubang tebe modern disiapkan di halaman banjar sebagai sarana pengolahan sekaligus pembuangan sampah organik. Warga secara gotong royong memilah sampah sejak awal, memisahkan antara organik dan non-organik, sebelum sampah organik dimasukkan ke dalam lubang tebe untuk diproses secara alami menjadi kompos.
Kelian Adat Banjar Buana Kubu, I Ketut Warta, didampingi Pelaksana Kewilayahan Banjar Buana Kubu, Putu Pasek Juli Artha berharap inisiatif ini mampu mengurangi volume timbunan sampah yang selama ini masih bergantung pada fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).
“Selain itu, langkah ini juga menjadi sarana edukasi langsung bagi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya,” ujarnya.
Dengan mengintegrasikan nilai adat, kegiatan keagamaan, serta kesadaran lingkungan, Banjar Buana Kubu menghadirkan contoh konkret bahwa solusi persoalan sampah dapat dimulai dari komunitas terkecil, dengan cara sederhana, berkelanjutan, dan tetap berakar pada budaya lokal. (kbh1)


