
Usai Penataan, Pantai Kuta Kembali Alami Abrasi
Denpasar – kabarbalihits
Pantai Kuta kembali mengalami Abrasi, dimana terjadi air pasang dan ombak besar menerjang bibir pantai hingga ke jalan paving. Dari Abrasi tersebut, mengakibatkan bibir pantai terkikis 2 meter dari pengurugan pasir sebelumnya yang dilakukan Dinas PUPR Badung, juga karena abrasi.
Menurut Ketua Satgas Pantai Desa Adat Kuta I Wayan Sirna, abrasi ini yang terparah setelah hari Purnama. Pada dini hari (2/1) pukul 00.30 Wita air terlihat naik sampai ke Candi Bentar Kuta.
“Masuk juga disepanjang jalan setapak paving keselatan, sampah-sampah itu semua terdampar di areal ini. Terus di Hardrock ke utara sampai perbatasan” Ucap I Wayan Sirna, di depan Kantor Pengelola Wisata Pantai Kuta, Badung (2/1).
https://youtu.be/gCjUtDZE5Ds
Diketahui sepanjang bibir pantai 4 kilometer terjadi abrasi, dan terkikis 2 meter dari pengurugan penataan pantai sebelumnya pada bulan November 2020.
“Itu sudah tergerus juga 4 meter setelah itu kembali diurug, termasuk belum rebah pohon kelapa, akhirnya digerus kembali sama air, nah sehingga seperti sekarang. Kena abrasi air pasang kemarin” Jelasnya.
Ia juga sempat berkomunikasi dengan pihak DLHK untuk melakukan pengecekan dan segera melakukan pembersihan beberapa pohon yang tumbang akibat abrasi.
“Sudah nelpon DLHK, akhirnya melihat situasi kondisi abrasi di areal pantai. Karena dia merasa mengurug kemarin dengan adanya 100 truk di pesisir, akhirnya malah nambah habis sekarang”
Ditambahkan sampai saat ini tidak ada laporan kerugian, terlebih pedagang belum ada yang berjualan di pantai Kuta.
“Pedagang tidak ada masalah, karena belum ada yang berjualan. Belum diijinkan untuk berjualan oleh Jero Bendesa” Imbuhnya.
Terlihat beberapa petugas dari DLHK menggunakan alat berat melakukan pemindahan dan pembersihan sampah berupa kayu-kayu besar. (kbh1)


