
Peminat Membludak, FKIK Unwar Gelar Seleksi Penmaru 2026 dengan Lonjakan Peserta Signifikan
Denpasar-kabarbalihits
Antusiasme calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan di bidang kesehatan terus menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari pelaksanaan seleksi penerimaan mahasiswa baru (Penmaru) Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027 yang digelar Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar), Sabtu (11/4). Seleksi yang menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) ini diikuti sebanyak 111 peserta yang berasal dari 24 provinsi di Indonesia.
Pelaksanaan ujian berbasis komputer tersebut menjadi bagian dari tahapan lanjutan setelah seleksi prapenmaru. Dekan FKIK Unwar, dr. Made Indra Wijaya, MARS., Ph.D., FISQua menjelaskan bahwa jumlah pendaftar pada gelombang pertama sebenarnya mencapai 223 orang. Namun, tidak seluruhnya dapat mengikuti tes karena masih menjalani ujian sekolah di daerah masing-masing.
“Sebagian calon mahasiswa belum bisa ikut karena masih ada ujian di sekolahnya. Namun jumlah peserta yang hadir tetap menunjukkan antusiasme yang tinggi,” ungkapnya.
Setelah mengikuti CBT, para peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni pemeriksaan kesehatan dan wawancara. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan calon mahasiswa, baik dari sisi akademik maupun kondisi fisik dan mental untuk menempuh pendidikan di bidang kesehatan.
Data Sistem Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) FKIK Unwar mencatat adanya peningkatan signifikan dalam jumlah peserta seleksi dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2026, jumlah peserta CBT prapenmaru mencapai 195 orang atau meningkat sebesar 12,72 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, peserta CBT Gelombang I melonjak drastis dari 63 orang pada 2025 menjadi 111 orang pada 2026, atau meningkat hingga 76,19 persen.
Secara keseluruhan, jumlah peserta seleksi FKIK Unwar pada tahun 2026 mencapai 306 orang. Angka ini meningkat 29,66 persen dibandingkan tahun 2025, sekaligus menjadi capaian tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Bahkan jika dibandingkan dengan tahun 2024, terjadi peningkatan sebesar 27,50 persen dari 240 peserta menjadi 306 peserta pada tahun ini.
Lonjakan tersebut menjadi indikator kuat meningkatnya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di FKIK Unwar, baik melalui jalur prapenmaru maupun seleksi reguler. Reputasi lulusan yang telah berkiprah di berbagai bidang turut menjadi faktor pendorong. Alumni FKIK Unwar kini tersebar sebagai tenaga medis di berbagai rumah sakit di Bali dan luar daerah, dosen, hingga melanjutkan studi ke jenjang spesialis dan magister.
Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP menilai tingginya minat calon mahasiswa menjadi sinyal positif terhadap perkembangan institusi. Ia juga menyoroti program open house kampus yang rutin dilaksanakan dan mendapatkan respons antusias dari siswa SMA, khususnya di Bali.
“Ini menunjukkan Universitas Warmadewa semakin diminati. Dengan 29 program studi dari jenjang S1 hingga S3, kami optimistis jumlah mahasiswa baru akan terus meningkat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Ia menegaskan bahwa meningkatnya jumlah pendaftar mencerminkan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi dalam memilih institusi pendidikan berkualitas.
Menurutnya, status akreditasi unggul yang dimiliki Universitas Warmadewa, termasuk FKIK, menjadi salah satu pertimbangan utama bagi calon mahasiswa. “Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang kami tawarkan,” katanya.
Ke depan, yayasan juga terus mendorong pengembangan fasilitas dan program studi guna menjawab kebutuhan tenaga kesehatan yang kian meningkat. Beberapa rencana strategis yang tengah disiapkan antara lain pembukaan program studi fisioterapi serta program spesialis penyakit dalam.
Selain itu, keberadaan rumah sakit pendidikan yang dimiliki Unwar diharapkan dapat semakin memperkuat proses pembelajaran, khususnya dalam praktik klinis mahasiswa. Dengan fasilitas tersebut, mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga pengalaman langsung di lapangan.
Dengan tren peningkatan jumlah peserta yang konsisten dari tahun ke tahun, FKIK Unwar optimistis dapat terus mencetak lulusan tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.(kbh2)


