November 3, 2026
Pendidikan

Yudisium ke 19, Fakultas Farmasi Unmas Denpasar Resmi Buka Gelombang II Profesi Apoteker “Cetak Lulusan Unggul dan Siap Kerja”

Denpasar-kabarbalihits

Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar (Unmas Denpasar) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga kefarmasian berkualitas melalui pelaksanaan Upacara Yudisium Ahli Madya Farmasi ke-19, Sarjana Farmasi ke-8, serta penyumpahan tenaga vokasi farmasi yang berlangsung khidmat dan meriah, Sabtu (28/3) di Aula Ganesa Saraswati kampus setempat.

Sebanyak 85 mahasiswa Program Studi S1 Farmasi resmi dilepas, sementara dua lulusan Program Studi D3 Farmasi menjalani prosesi pengambilan sumpah. Momen ini menjadi tonggak penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian studi sesuai ketentuan akademik.

Dekan Fakultas Farmasi Unmas Denpasar, Dr.apt. Ketut Agus Adrianta, S.Farm.,M.Biomed mengungkapkan bahwa sejak pertama kali meluluskan mahasiswa pada 2022, Program Studi S1 Farmasi telah menghasilkan 316 lulusan. Sementara itu, Program Studi D3 Farmasi yang mulai meluluskan mahasiswa sejak 2011, kini telah mencetak 1.899 lulusan. Dengan demikian, total alumni Fakultas Farmasi Unmas Denpasar mencapai 2.215 orang hingga saat ini. “Capaian ini menjadi bukti nyata konsistensi kami dalam menjaga kualitas pendidikan, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan etos kerja lulusan,” ujarnya.

Dari hasil tracer study, lulusan D3 Farmasi menunjukkan tingkat serapan kerja yang sangat tinggi, yakni 97,01 persen telah bekerja, serta 2,99 persen berwirausaha dengan membuka apotek. Selain itu, tingkat kelulusan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Diploma Farmasi Indonesia (UKMPDFI) hingga Maret 2026 mencapai 100 persen.

Dalam upaya menjaga mutu lulusan, Fakultas Farmasi terus memperkuat sarana prasarana, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong prestasi dosen dan mahasiswa. Saat ini, Fakultas Farmasi Unmas Denpasar didukung oleh 39 dosen, dengan tujuh di antaranya telah bergelar doktor, menjadikannya sebagai salah satu perguruan tinggi farmasi swasta dengan jumlah doktor terbanyak di Bali.

Baca Juga :  Komit Keselamatan Siswa Berkendara Di Jalan Raya, Yayasan Pendidikan Ngurah Rai Gandeng Ditlantas Polda Bali Gelar Edukasi “Safety Riding”

Momentum yudisium tahun ini semakin istimewa dengan kabar strategis dari Fakultas Farmasi Unmas Denpasar. Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker resmi memperoleh izin penyelenggaraan melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 113/B/O/2026 tertanggal 29 Januari 2026.

Sebagai angkatan perdana, mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker dijadwalkan mulai memasuki tahapan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) pada April 2026. Seiring dengan itu, fakultas juga membuka pendaftaran Gelombang II mulai awal April 2026, memberikan kesempatan luas bagi lulusan farmasi untuk melanjutkan ke jenjang profesi apoteker. “Kami mengundang para lulusan sarjana farmasi untuk bergabung dalam Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Unmas Denpasar. Ini adalah momentum penting untuk meningkatkan kompetensi dan meraih kualifikasi sebagai apoteker profesional,” tegas Adrianta.

Untuk menjamin kualitas pembelajaran, Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker telah menjalin kerja sama dengan 47 wahana praktik yang memenuhi standar pendidikan profesi. Tidak hanya itu, fakultas juga tengah mengembangkan tambahan 16 wahana baru, khususnya di sektor industri nasional dan penanaman modal asing (PMA), guna memperluas pengalaman mahasiswa dalam praktik kefarmasian modern.

Dari total 87 lulusan yang dilepas, sejumlah mahasiswa berhasil mencatatkan prestasi akademik gemilang. Lulusan Terbaik I diraih oleh Dwi Nurhayana, S.Farm dengan Indeks Prestasi sempurna, yakni 4,00. Posisi kedua ditempati Dewa Ayu Kintan Nindya Kartika, S.Farm dengan IPK 3,86, dan Lulusan Terbaik III diraih I Putu Wisnu Wardana, S.Farm dengan IPK 3,85.

Dengan pembukaan pendaftaran Gelombang II Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker dan penguatan kualitas pendidikan, Fakultas Farmasi Unmas Denpasar optimistis terus melahirkan apoteker profesional yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.(kbh2)

Related Posts