
Disaksikan Wamen Ossy, Denda Rp.11,4 Triliun Diserahkan, Negara Ambil Alih Ratusan Ribu Hektare Kawasan Hutan
Jakarta-kabarbalihits
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menyaksikan langsung penyerahan denda administratif sebesar Rp11,4 triliun yang merupakan hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan pada jumat (10/4).
Penyerahan tersebut menjadi bagian dari capaian penertiban kawasan hutan tahap VI yang menunjukkan progres signifikan dalam upaya penegakan hukum dan penyelamatan aset negara. Selain denda administratif, dalam tahap ini pemerintah juga berhasil melakukan penguasaan kembali kawasan hutan seluas lebih dari 254 ribu hektare.
Tak hanya itu, penataan terhadap kawasan perkebunan seluas lebih dari 30 ribu hektare juga turut dilakukan sebagai bagian dari langkah penertiban yang terintegrasi. Upaya ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi kawasan sesuai peruntukannya sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Ossy Dermawan menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjaga kekayaan negara. Menurutnya, sumber daya alam harus dikelola secara optimal demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
“Langkah ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan setiap jengkal tanah dan kawasan hutan dimanfaatkan secara benar dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Keberhasilan Satgas PKH ini juga mendapat apresiasi langsung dari Presiden Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan atas kerja keras dan konsistensi seluruh anggota Satgas dalam menjaga aset negara dari berbagai bentuk pelanggaran.
Pemerintah menegaskan akan terus melanjutkan upaya penertiban kawasan hutan secara berkelanjutan. Selain sebagai langkah penegakan hukum, kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi nasional dalam menjaga keseimbangan lingkungan, memperkuat tata kelola sumber daya alam, serta memastikan manfaat ekonomi dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat Indonesia.(r)


