November 6, 2026
Kriminal Peristiwa

Polisi Cocokkan DNA Potongan Tubuh di Ketewel dengan Korban Penculikan WNA Ukraina

Denpasar-kabarbalihits

Polisi masih menyelidiki temuan potongan tubuh manusia di kawasan pesisir Desa Ketewel, tepatnya di muara Sungai Wos Teben, Banjar Keden, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, yang ditemukan pada Kamis pagi (26/2/2026). Petugas kini melakukan identifikasi serta penyisiran lanjutan untuk mencari bagian tubuh lain yang diduga milik seorang warga negara asing.

Selain itu, polisi juga melakukan pencocokan DNA dengan korban dugaan penculikan WNA asal Ukraina, Igor Komarov, yang sebelumnya sempat viral di media sosial. Dugaan ini muncul setelah ditemukan kemiripan tato bergambar Bunda Maria dan angka Romawi pada potongan bagian lengan.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, mengatakan potongan tubuh tersebut telah dievakuasi setelah ditemukan sekitar pukul 10.00 Wita. Selanjutnya, tim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama jajaran Polda Bali, Polres Gianyar, serta tim Inafis untuk proses identifikasi awal.

“Setelah evakuasi, kami melakukan olah TKP dan identifikasi awal oleh tim Inafis Polda Bali dan Polres Gianyar,” ujar Ariasandy, Jumat (27/2/2026).

Ia menjelaskan, potongan tubuh yang ditemukan kemudian dibawa ke rumah sakit Prof. Ngoerah untuk keperluan autopsi serta pengambilan sampel DNA oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Dokkes Polda Bali dengan data orang-orang yang dilaporkan hilang.

“Sampel DNA diambil untuk dicocokkan dengan data orang-orang yang dilaporkan hilang, termasuk salah satunya korban WNA asal Ukraina yang sebelumnya dilaporkan,” katanya.

Terkait dugaan kesamaan tato pada potongan tubuh dengan korban penculikan tersebut, Ariasandy menegaskan pihaknya tetap menunggu hasil analisis forensik secara ilmiah.

“Ada dugaan kemiripan tato, tetapi secara saintifik harus dipastikan melalui analisis forensik. Apalagi kondisi jenazah saat ditemukan sudah mulai mengalami pembusukan,” jelasnya.

Menurutnya, hingga kini penyelidikan masih berlangsung. Polisi juga memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di area sekitar tempat penemuan.

Polisi juga menduga potongan tubuh tersebut terbawa arus hingga ke muara sungai. Namun, asal lokasi pembuangan masih dalam penyelidikan.

“Karena ditemukan di muara, kemungkinan terbawa arus saat pasang surut. Ini masih kami telusuri untuk mengetahui dari mana potongan tubuh itu dibuang,” ujarnya.

Dari pemeriksaan sementara, polisi menduga korban merupakan korban mutilasi. Hal ini terlihat dari beberapa bagian tubuh yang ditemukan terpisah, seperti bagian kepala, tangan, bahu, paha, hingga telapak kaki.

“Kondisi potongannya terlihat kasar. Sebagian besar bagian tubuh sudah ditemukan, namun masih ada beberapa bagian yang belum ditemukan,” kata Ariasandy.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyisiran di sepanjang pantai di sekitar lokasi penemuan, termasuk area di belakang pura setempat, guna memastikan tidak ada bagian tubuh lain yang tertinggal. (kbh1)

Related Posts