
Dari Pekarangan Jadi Peluang, Tim PKM Farmasi Unmas Denpasar Latih Ibu PKK Desa Sibang Gede Olah Minyak Sereh Jadi Spray Anti Serangga Alami
Badung-kabarbalihits
Potensi alam yang tumbuh di sekitar rumah sering kali luput dari perhatian, padahal jika dikelola dengan tepat dapat menjadi sumber manfaat kesehatan sekaligus peluang ekonomi. Inilah yang menjadi semangat Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar saat menggelar pelatihan bertajuk “Pemanfaatan Minyak Sereh sebagai Produk Spray Anti Serangga Alami” di Kantor Desa Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, pada 21 Januari 2026.
Kegiatan yang menyasar ibu-ibu PKK Desa Sibang Gede ini menjadi langkah nyata dalam mendorong masyarakat memanfaatkan tanaman sereh yang selama ini tumbuh melimpah di lingkungan sekitar menjadi produk yang lebih bernilai guna. Tidak hanya sebagai bahan dapur atau jamu tradisional, sereh kini diperkenalkan sebagai bahan utama pembuatan spray anti serangga alami yang aman, praktis, dan berpotensi memiliki nilai ekonomis.
Tim PKM Fakultas Farmasi Unmas Denpasar yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari apt. Ni Luh Gede Wiwin Pebriani, S.Farm., M.S.Farm., apt. Komang Dirga Mega Buana, S.Farm., M.S.Farm., apt. Ni Made Dharma Shantini Suena, S.Farm., M.Sc., bersama dua mahasiswa yakni I Dewa Ayu Putu Mesi Shasya Dinata dan Ida Ayu Nyoman Putri Ari Santi.
Kehadiran para akademisi dan mahasiswa ini menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dengan masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan berbasis potensi lokal. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Ketua PKK Desa Sibang Gede, Nyoman Fiftina Fourtuna Dewi, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut.
Dalam sambutannya, ia menilai program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan keluarga sekaligus mengembangkan kreativitas berbasis sumber daya lokal.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai kandungan dan manfaat minyak sereh sebagai bahan alami pengusir serangga. Tim PKM menjelaskan bahwa minyak sereh memiliki aroma khas yang tidak disukai nyamuk maupun serangga tertentu, sehingga dapat menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan produk kimia sintetis.
Peserta juga diberikan wawasan mengenai cara pengolahan minyak sereh, manfaat kesehatan, hingga peluang pengembangan produk rumah tangga berbasis herbal. Penyampaian materi berlangsung interaktif, di mana para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar penggunaan, keamanan, dan cara produksi yang tepat.
Tidak berhenti pada teori, pelatihan ini juga menghadirkan sesi praktik langsung pembuatan spray anti serangga berbahan dasar minyak sereh. Dalam sesi ini, ibu-ibu PKK diajak mencampur bahan, memahami takaran yang sesuai, hingga mengemas produk agar siap digunakan sehari-hari.
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan. Para ibu tidak hanya menyimak, tetapi juga terlibat aktif dalam setiap tahapan praktik. Suasana pelatihan berlangsung hidup dengan diskusi, tanya jawab, dan semangat belajar yang tinggi.
Pemilihan Desa Sibang Gede sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Wilayah ini memiliki ketersediaan tanaman sereh yang cukup melimpah, baik di pekarangan rumah warga, pinggir jalan, maupun area persawahan. Namun selama ini, pemanfaatannya masih tergolong sederhana. Melalui program ini, Tim PKM ingin membuka wawasan masyarakat bahwa tanaman lokal juga dapat diolah menjadi produk inovatif yang bermanfaat bagi kesehatan dan berpotensi menambah penghasilan keluarga.
Sebagai penutup, Tim PKM membagikan hasil produk spray anti serangga berbahan minyak sereh kepada seluruh peserta sebagai contoh produk jadi yang dapat dikembangkan lebih lanjut di rumah masing-masing. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa.
Melalui pelatihan ini, Fakultas Farmasi Unmas Denpasar tidak hanya menjalankan peran akademik, tetapi juga membuktikan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui edukasi yang aplikatif. Dari tanaman sederhana di pekarangan, masyarakat Desa Sibang Gede kini memiliki wawasan baru bahwa sereh dapat menjadi solusi alami untuk kesehatan sekaligus peluang usaha berbasis kearifan lokal.(r)


