April 20, 2026
Pendidikan

Mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Warmadewa Jadi Relawan Internasional di Thailand, Fokus Pemberdayaan Komunitas Tunanetra

Bangkok, Thailand – kabarbalihits

Mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Warmadewa (Unwar), Novia Mudzayyanah, kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui kegiatan volunteer di The Bangkok School for the Blind, Ratchathewi, Thailand, pada 15 Januari 2026. Dalam kegiatan ini, Novia hadir sebagai relawan pendidikan dengan fokus pada pemberdayaan komunitas tunanetra melalui penguatan kemampuan bahasa dan pembangunan mental positif.

Sebagai mahasiswa yang aktif dalam isu pendidikan inklusif, Novia memandang bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga sarana membangun kepercayaan diri dan kemandirian sosial. Melalui pendekatan yang komunikatif dan adaptif, ia mengajarkan keterampilan bahasa Inggris verbal yang aplikatif untuk percakapan sehari-hari, sekaligus menanamkan penggunaan bahasa yang positif dan suportif.
Dalam sesi pembelajaran, peserta didik tunanetra diajak untuk berlatih percakapan sederhana, melakukan role play, serta berdiskusi tentang pengalaman pribadi dan emosi mereka. Kegiatan ini dirancang untuk mendorong keberanian berbicara, meningkatkan kesadaran emosional, dan memperkuat rasa percaya diri dalam berinteraksi sosial.

Tidak hanya berfokus pada aspek linguistik, Novia juga mengintegrasikan pendekatan mental health awareness dalam setiap sesi. Anak-anak diajak memahami pentingnya self-talk yang positif, mengenali emosi, serta membangun pola pikir yang resilien dalam menghadapi tantangan. Pendekatan ini dilakukan secara interaktif dan empatik, menyesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi peserta didik.

Menurut Novia, pengalaman menjadi relawan di sekolah tunanetra internasional memberikan perspektif baru tentang makna inklusivitas. “Bahasa dapat menjadi jembatan pemberdayaan. Ketika anak-anak berani berbicara dan merasa didengar, di situlah proses penguatan mental dimulai,” ungkapnya.

Partisipasinya dalam kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen mahasiswa Fakultas Sastra Unwar dalam mendukung pendidikan inklusif dan kolaborasi lintas negara. Melalui pengalaman volunteer internasional tersebut, Novia berharap dapat terus mengembangkan program-program berbasis bahasa yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi komunitas disabilitas.

Baca Juga :  Lestarikan Budaya, Pemkab Buleleng Akan Gandeng RRI Singaraja

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pembelajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa nilai empati, literasi, dan pemberdayaan hingga ke tingkat global.(r)

Related Posts