
Wamen Ossy Dermawan Minta Kanwil BPN Kaltim–Kaltara Tingkatkan Layanan Pertanahan dan Tata Ruang di Tengah Percepatan Pembangunan IKN
Kalimantan-kabarbalihits
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengimbau jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan dan tata ruang. Imbauan ini disampaikan seiring dengan percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang kini menjadi agenda strategis nasional.
Dorongan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari terbitnya Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah. Regulasi itu menegaskan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan pembangunan prasarana dan sarana fisik IKN, dengan target menjadikan IKN sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada tahun 2028.
Wamen Ossy menekankan bahwa peran BPN di wilayah Kalimantan sangat krusial, mengingat kedua provinsi tersebut merupakan lokasi utama pembangunan IKN. Ia meminta agar seluruh jajaran bekerja lebih cepat, lebih rapi, dan lebih profesional dalam memberikan layanan, terutama dalam aspek legalitas lahan, penataan ruang, serta pendataan aset negara.
“Kementerian ATR/BPN harus hadir dengan pelayanan yang semakin berkualitas. Percepatan pembangunan IKN membutuhkan dukungan penuh dari jajaran Kanwil BPN, baik dalam penyelesaian urusan pertanahan maupun dalam memastikan penataan ruang berjalan sesuai rencana,” tegas Wamen Ossy.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kualitas layanan tidak hanya mendukung kebutuhan pembangunan IKN, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di Kalimantan Timur dan Utara. Dengan layanan yang lebih responsif dan transparan, kepercayaan publik terhadap pemerintah dapat semakin meningkat.
Melalui penguatan koordinasi dan percepatan layanan, Kementerian ATR/BPN berharap dapat memberikan kontribusi optimal dalam mendukung terwujudnya Ibu Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan modern dan berkelanjutan yang menjadi kebanggaan Indonesia.(r)


