December 8, 2025
Daerah Pendidikan

Tanamkan Nilai Hindu Sejak Dini, TK Werdhi Kumara Lestarikan Tradisi Meleladan di Pura Pucak Sari Sangeh

Badung-kabarbalihits

Sebagai upaya mewujudkan pendidikan bernuansa Hindu yang berakar pada nilai budaya dan spiritualitas, seluruh siswa TK Werdhi Kumara Desa Punggul bersama orang tua, guru, serta pengurus Yayasan Werdhi Kumara Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Pucak Sari, Sangeh, Badung, Selasa (11/11/2025).

Sebelum persembahyangan, iring-iringan siswa TK Werdhi Kumara yang mengenakan pakaian adat putih kuning melakukan tradisi ‘Meleladan’ menuju Pura Pucak Sari Sangeh, lengkap dengan membawa sarana persembahan, prani, dan tetabuhan baleganjur anak anak.

Meleladan merupakan salah satu tradisi di Kabupaten Badung dalam serangkaian upacara Dewa Yadnya, dan secara kebetulan di Pura Pucak Sari tengah dilaksanakan rangkaian Upacara Ngenteg Linggih dan Padudusan Agung yang berlangsung selama sebulan.

Kepala Sekolah TK Werdhi Kumara Punggul, Ida Bagus Ketut Muliya, S.Pd.,Aud menjelaskan, kegiatan Meleladan dan persembahyangan bersama yang dilakukan oleh para siswa TK Werdhi Kumara merupakan wujud nyata dalam melestarikan budaya Hindu di Bali yang dibentuk sejak usia dini.

“dimana anak-anak TK tidak perlu teori saja, harus praktek langsung apa itu Meleladan, ada yang memegang prani, umbul-umbul, gong, dan lainnya, sehingga anak-anak mengenal langsung, tidak teori saja di sekolah,” jelas Ida Bagus Ketut Muliya.

Meski minim anggaran kegiatan seperti ini dilakukan sepenuhnya dengan ikhlas, sehingga disambut positif oleh orang tua siswa dan didukung penuh pihak Yayasan, dan Desa Adat.

Diharapkan TK bernuansa Hindu lainnya yang ada di wilayah Kabupaten Badung dapat melakukan hal serupa, dalam melestarikan budaya Hindu.

“ada 19 lembaga TK bernuansa Hindu di Kabupaten Badung, kami harapkan TK bernuansa Hindu ini ikut melestarikan budaya seperti Meleladan dan lainnya, sehingga budaya kita lestari mulai usia dini,” harapnya.

Baca Juga :  Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah dan BKK Rp 302 M Kepada Badan/Lembaga Nirlaba di Badung 

Pada kesempatan tersebut, Perbekel Desa Punggul, Kadek Sukarma didampingi Ketua Yayasan Werdhi Kumara Desa Punggul, I Made Wardana, memberikan apresiasi terhadap program yang telah dijalankan TK Werdhi Kumara, dan telah mampu melestarikan seni, adat, budaya Hindu di Bali. Disebut Pendidikan ini diberikan sejak usia dini, dimulai dengan mengenal kata-kata “baik” dan “buruk”.

“sehingga menanamkan jiwa untuk sembahyang dari anak kecil, rasa bakti kepada Yang Maha Kuasa itu harus kita tanamkan sejak dini,” ucapnya.

Terpenting baginya, bahwa pendidikan ini diberikan sepenuhnya bagi siswa TK Werdhi Kumara Punggul, sebab dipandang cikal bakal generasi emas di Desa Punggul lahir dari TK Werdhi Kumara Punggul.

“kalau kami berhasil membina anak-anak kami, kedepan kami tidak kekurangan generasi yang sesuai dengan nama Desa kami, yakni generasi yang unggul di segala bidang,” harapnya.

Pihaknya akan mendukung secara penuh berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh TK Werdhi Kumara Punggul ke arah positif dan diharapkan generasi emas Punggul selalu berjaya di segala bidang.

Senada halnya disampaikan oleh Prajuru Desa Adat Sangeh, Wayan Sutrisna, dimana pihaknya mendukung penuh berbagai kegiatan yang dilakukan TK Werdhi Kumara. Ia merasa bangga karena siswa TK dilihat sebagai pondasi utuhnya budaya di Bali. Terlebih para siswa TK Werdhi Kumara dapat berpartisipasi dalam melestarikan seni budaya Hindu di Bali.

“karena budaya tidak hanya dari menari, megambel, harapan sebenarnya diawali dari partisipasi, adanya keinginan kemudian proses. Apalagi TK ini lebih mengutamakan praktik daripada teori,” katanya.

Juga diharapkan, seluruh perangkat Desa Adat pendamping diluar Desa Adat Sangeh turut mengajak secara bersama-sama mengenalkan budaya Hindu sejak usia dini. Hal ini dimaksudkan agar anak-anak dapat mengingat selalu, bahwa budaya di Bali yang menjadi landasan dan mendukung seluruh kegiatan, baik sosial, ekonomi, maupun keagamaan.

Baca Juga :  Hadiri Peringatan HUT SMPN 3. Walikota Jaya Negara Tinjau Kesiapan Sekolah Tatap Muka

“harapan kita mendidik mereka, ingat adanya bahwa di Bali itu budaya yang sangat kami utamakan, budaya inilah yang mendukung semua kegiatan yang ada di Bali,” harap Wayan Sutrisna. (kbh1)

Related Posts