
Kutukan di Gua Raksasa, masyarakat Desa Sanggulan tak boleh makan sayur timbul
Tabanan-kabarbalihits
Ada keunikan di Desa Sanggulan, Kediri, Kabupaten Tabanan. Yakni masyarakat setempat tidak diperbolehkan memakan sayur timbul. Legenda menceritakan, hal bersifat sugesti tersebut berkaitan dengan keberadaan Gua Raksasa. Tokoh Masyarakat Desa Sanggulan, Dr. Drs.Made Sudjana.,SH.,MM.,MBA.,CPL yang merupakan keturunan dari almarhum Jero Mangku Gede, yakni Pemangku Dalem Batan Kendal yang tutup usia diumur 115 tahun memaparkan, rabu (9/9), dalam kaitannya dengan Gua Raksasa, masyarakat setempat tidak diperkenankan untuk mengkonsumsi sayur timbul, karena merupakan kutukan dari raksasa yang dibunuh dengan kayu timbul di Desa setempat.
https://youtu.be/2aQ8633m9ik
“Legenda telah menceritakan bahwa utusan raja Badung menuju Tabanan. Karena perjalanan jauh, utusan raja badung tersebut melewati suatu tempat yang bernama Peneduhan, sekaligus dijadikan tempat istirahat oleh rombongan utusan raja Badung. Dilokasi tersebut telah berdiri sebuah Pura yang diberi nama Pura Peneduhan. Sementara itu lokasi Gua Raksasa berjarak sekitar 200 meter dari Pura Penuduhan tersebut”, cerita Sudjana yang juga seorang Pengacara tersebut.
Made Sudjana lanjut menceritakan, di saat Upacara berlangsung di Pura Peneduhan tersebut, setiap ritual Tari Pendet penari bagian belakang selalu hilang, dan setelah diselidiki para penari tersebut selalu berada terakhir di Gua Raksasa.
“Dengan kejadian tersebut, masyarakat membakar Gua Raksasa tersebut sehingga keluarlah Raksasa yang berada di gua. Karena merasa bersalah raksasa pun memberikan rahasia kematiannya, yakni bisa terbunuh dengan kayu pohon timbul didepan Gua Raksasa. Pada akhirnya raksasa tersebut tewas dengan dilempar kayu timbul tersebut. Oleh karena itu masyarakat Desa Sanggulan tidak diperkenankan untuk memakan sayur timbul hingga saat ini”, jelas mantan orang nomor 1 di Waskita Karya ini.
Gua Raksasa diperkirakan sepanjang sekitar 3 kilometer yang berujung hingga Tukad Yeh Ampas. Made Sudjana berharap Gua Raksasa tersebut bisa dijadikan sebagai objek wisata karena Legenda yang dimiliki.(kbh2)


