
Hatten Wines Perkenalkan Avara, Wine Premium dengan Karakter Khas Terroir Bali
Denpasar – kabarbalihits
Setelah 32 tahun mengembangkan industri wine di tengah iklim tropis, Hatten Wines memperkenalkan Avara, koleksi wine premium yang menjadi babak baru perjalanan perusahaan dalam mengeksplorasi potensi anggur Bali sekaligus membawa wine Indonesia ke panggung internasional.
Diluncurkan pada Oktober 2026, Avara lahir dari pengalaman panjang, riset, serta eksplorasi terhadap karakter perkebunan anggur di Bali. Koleksi ini menjadi wujud pengembangan Hatten Wines dalam menghadirkan wine dengan identitas dan karakter yang berakar pada lingkungan tropis.

Didirikan oleh Ida Bagus Rai Budarsa pada 1994, Hatten Wines berawal dari sebuah gagasan sederhana, yakni membuktikan bahwa Bali mampu menghasilkan wine sendiri. Saat itu, iklim tropis masih dianggap kurang ideal untuk produksi wine berkualitas.
Namun, keyakinan terhadap potensi Bali mendorong perusahaan mengembangkan perkebunan anggur dan teknik produksi yang disesuaikan dengan kondisi alam setempat.
Selama lebih dari tiga dekade, berbagai eksperimen dilakukan, mulai dari pengembangan varietas anggur lokal Bali, pengenalan varietas internasional, hingga penerapan teknik budidaya dan pembuatan wine yang sesuai dengan karakter iklim tropis.
Founder & President Director PT Hatten Bali Tbk, Ida Bagus Rai Budarsa, mengatakan peluncuran Avara merupakan bagian dari perkembangan ambisi perusahaan setelah melewati perjalanan panjang sejak 1994.
“Ketika kami memulai Hatten Wines pada tahun 1994, kami ingin membuktikan bahwa Bali mampu menghasilkan wine-nya sendiri. Tiga puluh dua tahun kemudian, ambisi kami berkembang melampaui Bali. Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menghasilkan wine dengan identitas, karakter, dan keunikan asal-usulnya sendiri,” ujarnya.
Terinspirasi lanskap Bali Utara yang memiliki pegunungan, perbukitan vulkanis, serta hembusan angin laut, Avara dikembangkan melalui riset intensif di perkebunan anggur Hatten.
Sebanyak 34 varietas anggur dievaluasi untuk menemukan jenis yang paling sesuai dengan kondisi iklim tropis Bali. Dari proses tersebut, dua varietas internasional dan dua varietas warisan lokal Bali dipilih untuk menjadi bagian dari koleksi Avara.
Untuk menjaga kualitas produksi, Hatten mendedikasikan delapan hektare lahan terbaik di Sanggalangit, Bali Utara. Berbeda dengan pola panen reguler yang berlangsung tiga kali dalam setahun, produksi Avara menerapkan pola panen satu kali setahun agar seleksi buah anggur dapat dilakukan lebih terarah.
Setiap produk Avara juga melalui proses pengolahan dan pematangan yang disesuaikan dengan karakter masing-masing. Tahapannya meliputi pemetikan dan seleksi manual, pengepresan selektif, fermentasi dalam tong, hingga pematangan dalam jangka waktu tertentu.
Prestige Cuvée, misalnya, menjalani proses pematangan bersama endapan ragi (lees) minimal dua tahun, termasuk proses riddling dan disgorgement secara manual. Sementara Syrah dimatangkan selama 18 bulan sebelum dilanjutkan dengan pematangan di dalam botol.
Adapun Grand Solera dan XO melalui proses pematangan hingga sepuluh tahun. Dengan jumlah produksi terbatas, setiap koleksi Avara mengedepankan seleksi bahan baku, keterampilan produksi, dan waktu untuk menghasilkan karakter wine yang diharapkan.
Head Winemaker Hatten Winery, James Kalleske, menjelaskan bahwa Avara memberikan ruang lebih luas untuk mengeksplorasi potensi perkebunan anggur Bali melalui pendekatan pembuatan wine yang lebih mendalam.
“Avara dibangun dari seluruh pengetahuan dan pengalaman yang kami peroleh selama bertahun-tahun bekerja dengan perkebunan anggur di Bali. Koleksi ini memberi kami kesempatan untuk mengeksplorasi varietas tertentu, lokasi perkebunan, serta teknik pembuatan wine secara lebih mendalam, tanpa meninggalkan karakter lingkungan tropis tempat anggur tersebut tumbuh,” jelasnya.
Menurut James, Avara menjadi kesempatan untuk membawa pengalaman dan pengetahuan tersebut lebih jauh sekaligus memperlihatkan potensi lain yang dimiliki Bali dalam menghasilkan wine.
Kualitas Avara juga telah memperoleh pengakuan di sejumlah kompetisi internasional. Dalam ajang China Wine & Spirits Awards (CWSA) 2025, Avara Grand Solera meraih Double Gold. Sementara Avara Chenin Blanc 2023 dan Avara Syrah 2023 memperoleh Gold, serta Avara Prestige Cuvée dan Avara XO meraih Silver.
Penghargaan lainnya diraih dalam ajang AWC Vienna 2025. Avara Grand Solera memperoleh Gold Medal sekaligus Trophy kategori Best Fortified Wine of the Show. Avara Chenin Blanc 2023 dan Avara Prestige Cuvée juga mendapatkan Seal of Approval.
Pada 2026, Avara XO kembali memperoleh Silver Medal dalam Asia World Spirits Competition 2026.
Bagi Hatten Wines, kehadiran Avara bukan sekadar peluncuran koleksi baru, melainkan kelanjutan perjalanan dalam membangun identitas wine Indonesia. Melalui perpaduan pengalaman selama 32 tahun, eksplorasi varietas, serta inovasi proses produksi, perusahaan ingin memperkenalkan karakter wine tropis Bali kepada pasar yang lebih luas.
Saat ini, koleksi Avara telah tersedia di The Cellardoor Bali, The Cellardoor Jakarta, serta sejumlah gerai pilihan di berbagai wilayah Indonesia. (r)


