November 2, 2026
Pendidikan

PNB Wisuda 577 Lulusan Sesi IV, Perkuat Transformasi Menuju Polytechnic University

Badung – kabarbalihits

Politeknik Negeri Bali (PNB) kembali menggelar prosesi wisuda bagi ratusan lulusan dalam Wisuda Sesi IV yang berlangsung pada Kamis (29/10/2026) di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Sebanyak 577 wisudawan mengikuti prosesi tersebut dengan mengusung tema “Melalui Transformasi Penguatan Kelembagaan Menuju Polytechnic University dalam Pendidikan Tinggi Vokasi di Politeknik Negeri Bali”.

Tema tersebut menegaskan komitmen PNB untuk terus memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kualitas pendidikan vokasi guna menghasilkan lulusan unggul yang mampu bersaing di pasar kerja domestik maupun internasional. Para lulusan juga diharapkan memiliki jiwa kewirausahaan, kemampuan beradaptasi, serta integritas untuk menjadi sumber daya manusia yang mandiri dan profesional.

Pelaksanaan wisuda sesi keempat ini sekaligus melengkapi rangkaian wisuda PNB yang berlangsung dalam beberapa sesi dengan tema yang mencerminkan arah pengembangan pendidikan vokasi. Pada sesi pertama yang dilaksanakan pada Selasa (27/10/2026) diikuti 654 wisudawan mengangkat tema “Penguatan Vokasi Akademik Unggul di Politeknik Negeri Bali”.

Selanjutnya, Wisuda Sesi II yang dilaksanakan pada Rabu (28/10/2026) pagi diikuti 615 wisudawan dengan tema “Transformasi dan Inovasi Berkelanjutan dalam Pendidikan Tinggi Vokasi di Politeknik Negeri Bali”. Sementara itu, Wisuda Sesi III yang berlangsung pada Rabu (28/10/2026) sore diikuti 633 wisudawan dengan tema “Penguatan Pendidikan Tinggi Vokasi Unggul Berwawasan Green Tourism di Politeknik Negeri Bali”.

Adapun pada sesi keempat, perhatian diarahkan pada penguatan kelembagaan sebagai bagian dari transformasi PNB menuju Polytechnic University, sekaligus mempertegas upaya institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Baca Juga :  Prof. Ir. Linawati, M.Eng.,Sc.,Ph.D Dilantik sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Udayana

Direktur Politeknik Negeri Bali, Prof. I Dewa Made Cipta Santosa, S.T., M.Sc., Ph.D., mengatakan PNB terus berupaya memperkuat pendidikan vokasi agar mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki kemampuan berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“PNB terus menguatkan pendidikan vokasi yang unggul sehingga lulusannya mampu berinovasi dan beradaptasi. Mereka tidak hanya siap bekerja di lapangan, tetapi juga mampu mengembangkan karier sesuai bidang dan kompetensi yang dimiliki,” ujarnya.

Menurutnya, untuk mewujudkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing, keterlibatan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) menjadi bagian penting dalam proses pendidikan. Kolaborasi tersebut dilakukan melalui pembelajaran di kelas, praktik, penelitian, hingga program magang yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan kerja.

“PNB melibatkan dunia usaha dan dunia industri seluas-luasnya dalam proses pembelajaran, baik di kelas, melalui praktik, penelitian, maupun program magang. Dengan begitu, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.

Program magang tersebut tidak hanya dilaksanakan di dalam negeri, tetapi juga menjangkau sejumlah negara. Pada Oktober 2026, PNB telah mengirimkan 12 mahasiswa untuk mengikuti program magang di Taiwan. Sebelumnya, mahasiswa PNB juga memperoleh kesempatan magang di China, Prancis, dan sejumlah negara di Eropa. Selain mengirimkan mahasiswa ke luar negeri, PNB turut menerima mahasiswa asing yang menjalani program internship.

Perluasan kesempatan magang internasional ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan wawasan mahasiswa sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi lingkungan kerja dengan standar dan budaya profesional yang beragam.

Komitmen PNB dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi juga tercermin dari hasil penelusuran alumni atau tracer study lulusan tahun ini. Berdasarkan data tersebut, sebanyak 55 persen lulusan telah bekerja, 4 persen memilih berwirausaha, dan 5 persen berencana melanjutkan studi. Sementara itu, 34 persen lainnya masih dalam proses mencari pekerjaan.

Dalam tiga tahun terakhir, kinerja lulusan PNB tercatat relatif konsisten, dengan rata-rata 55 persen lulusan telah bekerja saat wisuda. Adapun rata-rata waktu tunggu lulusan untuk memperoleh pekerjaan tercatat sekitar 1,5 bulan.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator dalam mengevaluasi relevansi pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja. PNB pun terus berupaya memperkuat kualitas pembelajaran, meningkatkan kolaborasi dengan industri, serta memperluas kesempatan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman profesional.

Melalui rangkaian wisuda yang mengangkat tema penguatan akademik, transformasi dan inovasi berkelanjutan, pengembangan pendidikan vokasi berwawasan Green Tourism, hingga penguatan kelembagaan menuju Polytechnic University, PNB menegaskan arah pengembangan institusi dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi dan kebutuhan industri.

Baca Juga :  Dari Tradisi ke Inovasi, PKM UNHI Dorong Arak Api 1112 Merita Tingkatkan Produksi dan Naik Kelas

Wisuda Sesi IV menjadi momentum bagi 577 lulusan untuk memulai perjalanan baru dengan membawa kompetensi dan pengalaman yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. Ke depan, PNB diharapkan semakin mampu menghasilkan lulusan yang unggul, berintegritas, berjiwa wirausaha, serta memiliki daya saing global untuk berkontribusi bagi pembangunan dan kemajuan dunia industri. (kbh5)

Related Posts