November 2, 2026
Kesehatan Lifestyle

Tak Sekadar Lari, Mamaka Fun Run Vol. 3 Bawa Misi Edukasi Kesehatan Mental

Kuta – kabarbalihits

Mamaka Hotels & Resorts kembali menggelar Mamaka Fun Run Vol. 3 di Pantai Kuta, Bali, Minggu (18/10/2026). Tak sekadar mengajak masyarakat berolahraga, kegiatan lari tahunan ini juga membawa misi sosial dengan memperluas akses edukasi kesehatan mental melalui program Mental Health Awareness Training (MHAT).

Pada edisi ketiga ini, Mamaka menggandeng organisasi nirlaba Shuffle & Strides untuk mendukung perluasan program pelatihan kesadaran kesehatan mental yang diberikan secara gratis selama dua hari kepada masyarakat.

Kolaborasi tersebut menjadi langkah lanjutan Mamaka dalam memanfaatkan kegiatan olahraga sebagai sarana membangun kepedulian sosial. Jika dua edisi sebelumnya berfokus pada dukungan pendidikan melalui Bali Children Foundation (BCF), tahun ini perhatian diarahkan pada pentingnya pemahaman kesehatan mental di tengah masyarakat.

Bagi Mamaka, kesejahteraan tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan pikiran serta kemampuan untuk memahami dan mendukung orang-orang di sekitar.

Dari Lari 5K hingga Gerakan Komunitas

Mamaka Fun Run pertama kali digelar pada 2024 sebagai ajang lari amal 5 kilometer (5K) di kawasan Kuta dan Legian. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menggalang dukungan bagi program pendidikan Bali Children Foundation.

Pada 2025, kegiatan ini berkembang dengan menghadirkan kategori 5K dan 10K. Lebih dari 700 pelari berpartisipasi dalam Mamaka Fun Run Vol. 2, yang juga dimeriahkan dengan hiburan, Zumba, aktivitas keluarga, serta keterlibatan berbagai komunitas lari di Bali.

Seluruh hasil pendaftaran pada edisi tersebut disumbangkan kepada BCF untuk mendukung inisiatif pendidikan.

Sejumlah komunitas turut meramaikan kegiatan tersebut, di antaranya Shuffle & Strides, Indorunners Bali, CCRC, HOTR, Gianyar Runners, serta kelompok lari lokal lainnya.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa Mamaka Fun Run tidak lagi sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga berkembang sebagai ruang pertemuan komunitas untuk membangun kebersamaan dan menghadirkan dampak positif.

Melalui edisi ketiga, Mamaka memperluas tujuan tersebut dengan mengangkat isu kesehatan mental yang dinilai membutuhkan perhatian dan pemahaman lebih luas.

Edukasi Kesehatan Mental Jadi Perhatian

Kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesejahteraan secara menyeluruh. Namun, pemahaman masyarakat mengenai cara mengenali masalah kesehatan mental, memberikan dukungan awal, hingga mengakses bantuan profesional masih perlu terus diperkuat.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmikan Gedung Ngoerah Sun, Pesannya Tingkatkan Pelayanan 

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang dikutip dalam materi penyelenggara, prevalensi depresi nasional tercatat sebesar 1,4 persen. Angka tersebut mencapai 2 persen pada kelompok usia 15–24 tahun.

Data yang sama-sama dirujuk dalam materi penyelenggara juga menunjukkan bahwa 5,5 persen remaja Indonesia berusia 10–17 tahun mengalami gangguan mental, termasuk gangguan kecemasan, depresi, PTSD, dan ADHD.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyoroti peningkatan persentase pelajar Indonesia berusia 13–17 tahun yang melaporkan pernah serius mempertimbangkan bunuh diri, dari 5,4 persen pada 2015 menjadi 8,5 persen pada 2023.

Data tersebut memperlihatkan pentingnya memperluas edukasi kesehatan mental, termasuk kemampuan mengenali tanda-tanda seseorang yang sedang mengalami kesulitan psikologis dan mengetahui cara memberikan dukungan yang tepat.

Edukasi juga diperlukan agar masyarakat memahami kapan seseorang membutuhkan bantuan profesional dan ke mana harus mencari pertolongan.

Mamaka Perluas Dampak melalui Pelatihan MHAT

General Manager Mamaka Hotels & Resorts, Joel Bartlett, mengatakan pemilihan isu kesehatan mental untuk Mamaka Fun Run Vol. 3 merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Bagi kami, memilih kesehatan mental untuk Mamaka Fun Run Vol. 3 adalah keputusan yang sangat alami,” kata Joel Bartlett.

Menurutnya, Mamaka mengedepankan gerak, koneksi, dan kesejahteraan. Karena itu, kesehatan mental menjadi bagian penting dari pesan yang ingin dibawa melalui kegiatan tersebut.

Ia menilai kesehatan mental terkadang menjadi topik yang sulit dibicarakan. Melalui dukungan terhadap program MHAT, Mamaka ingin membantu masyarakat mendapatkan pengetahuan praktis agar lebih percaya diri ketika menghadapi orang yang mungkin sedang mengalami kesulitan.

“Fun Run memberi kami platform yang kuat untuk mempertemukan komunitas kami sambil membantu pengetahuan tersebut menjangkau lebih jauh,” ujarnya.

Melalui kemitraan dengan Shuffle & Strides, dukungan Mamaka diarahkan untuk memperluas kesempatan masyarakat mengikuti pelatihan MHAT.

Program ini membekali peserta dengan pengetahuan praktis mengenai cara mengenali tanda dan gejala masalah kesehatan mental, berkomunikasi dengan orang yang sedang mengalami kesulitan, serta memahami sumber daya dan pilihan perawatan yang tersedia.

Baca Juga :  PKK se-Kab Badung Laksanakan Rapid Test

Peserta juga diperkenalkan pada situasi yang membutuhkan dukungan profesional dan cara mengakses bantuan tersebut.

Pelatihan ini tidak bertujuan menjadikan peserta sebagai tenaga profesional kesehatan mental. Sebaliknya, program tersebut diharapkan membantu masyarakat memiliki pemahaman dasar yang lebih baik sehingga dapat memberikan dukungan awal secara tepat.

Satu Peserta Pelatihan Bisa Membawa Dampak Lebih Luas

Dampak edukasi kesehatan mental diharapkan tidak berhenti ketika sesi pelatihan selesai.

Peserta dapat membawa pengetahuan yang diperoleh ke lingkungan kerja, keluarga, pertemanan, maupun komunitas masing-masing. Dengan demikian, pemahaman mengenai kesehatan mental berpotensi menjangkau lebih banyak orang.

Shuffle & Strides mengembangkan pendekatan berbasis komunitas untuk mengurangi stigma terhadap masalah kesehatan mental melalui edukasi, aktivitas bersama, dan percakapan terbuka.

Selain kegiatan lari komunitas dan MHAT, organisasi tersebut juga memiliki inisiatif dukungan yang mencakup konseling bersubsidi bagi mereka yang membutuhkan bantuan profesional.

Melalui dukungan terhadap program tersebut, Mamaka berharap semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan untuk belajar mengenali persoalan kesehatan mental, memahami cara meresponsnya, serta mengetahui akses bantuan yang tersedia.

Komitmen Mamaka terhadap MHAT juga tidak terbatas pada kegiatan lari. Perusahaan tersebut sebelumnya telah mendukung inisiatif pelatihan melalui dukungan acara dan produksi sebagai bagian dari hubungan berkelanjutan dengan Shuffle & Strides.

Dana yang dihimpun melalui Mamaka Fun Run Vol. 3 diharapkan membantu membuka lebih banyak kesempatan pelatihan sehingga program tersebut dapat menjangkau lebih banyak peserta di Bali dan Indonesia.

Melanjutkan Misi Sosial melalui Komunitas

Mamaka Fun Run Vol. 3 melanjutkan komitmen sosial yang sebelumnya diwujudkan melalui dukungan terhadap Bali Children Foundation.

Selama dua edisi pertama, kegiatan ini menggalang dukungan untuk program pendidikan dan perbaikan sekolah bagi anak-anak di Bali.

Pada 2025, peserta juga diperkenalkan dengan kisah Giri, seorang siswa yang mendapat dukungan BCF untuk melanjutkan pendidikan dan kemudian mulai bekerja di Mamaka.

Baca Juga :  Pasien Sembuh COVID-19 Menjadi 1.954, Sebanyak 18 Provinsi Tak Laporkan Kasus Baru

Tahun ini, semangat yang sama diterapkan pada bidang kesehatan mental. Mamaka menempatkan edukasi sebagai salah satu cara untuk memperluas kesempatan dan memperkuat hubungan antar masyarakat.

Menurut Joel Bartlett, kekuatan komunitas menjadi salah satu alasan Mamaka terus mengembangkan kegiatan tersebut.

“Kami selalu percaya bahwa komunitas adalah jantung dari Mamaka Fun Run,” ujarnya.

Ia mengatakan, partisipasi lebih dari 700 pelari pada edisi sebelumnya menunjukkan besarnya potensi kegiatan komunitas untuk mendukung sebuah tujuan bersama.

“Tahun lalu, kami melihat lebih dari 700 orang berkumpul di Kuta. Itu menunjukkan kepada kami apa yang mungkin terjadi ketika sebuah komunitas mendukung sebuah gagasan. Tahun ini, kami ingin menggunakan energi yang sama untuk membantu edukasi kesehatan mental menjangkau lebih jauh,” katanya.

Joel menegaskan, dampak kegiatan tidak semestinya berhenti ketika peserta melewati garis finis.

“Kami ingin orang-orang pulang dengan sesuatu yang lebih, entah itu kenangan indah, koneksi baru, kebiasaan yang lebih sehat, atau sekadar pemahaman yang lebih baik tentang cara memperhatikan seseorang yang mungkin sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya.

Melalui Mamaka Fun Run Vol. 3, olahraga diharapkan menjadi pintu masuk untuk membangun kepedulian yang lebih luas. Bukan hanya mengajak masyarakat bergerak bersama, tetapi juga mendorong mereka untuk lebih memahami kesehatan mental dan saling memberikan dukungan.

Tentang Mamaka Hotels & Resorts

Mamaka Hotels & Resorts merupakan resor bergaya hidup di kawasan Pantai Kuta, Bali, yang memadukan akomodasi, kuliner, hiburan, kebugaran, dan pengalaman komunitas. Melalui berbagai inisiatif, termasuk Mamaka Fun Run, Mamaka berupaya mempertemukan tamu, karyawan, mitra, serta masyarakat dalam kegiatan yang membawa dampak positif di luar lingkungan hotel.

Tentang Shuffle & Strides

Shuffle & Strides merupakan organisasi nirlaba yang berfokus pada upaya mengurangi stigma kesehatan mental melalui aktivitas positif, koneksi komunitas, dan edukasi yang mudah diakses. Programnya mencakup lari komunitas, Mental Health Awareness Training (MHAT), serta inisiatif dukungan untuk meningkatkan akses terhadap pengetahuan kesehatan mental dan bantuan profesional. (r)

Related Posts