September 16, 2026
Pendidikan

Unwar Raih Akreditasi UI GreenMetric, Menjadi Kampus yang Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

Yogjakarta-kabarbalihits

Unwar resmi ter-akreditasi UI GreenMetric yang sekaligus hadir dalam Penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Ranking Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Graha Sabha Pramana UGM Yogyakarta pada Selasa, 15/09/26.

Kegiatan ini dalam memberikan penghargaan kepada perguruan tinggi di Indonesia yang menunjukkan kinerja terbaik berdasarkan indikator UI GreenMetric serta menjadi penguatan jejaring dan kolaborasi antar perguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung implementasi pembangunan berkelanjutan serta pencapaian SDGs.

Diseminasi best-practices dalam pengelolaan kampus berkelanjutan yang dapat menjadi referensi bagi perguruan tinggi di Indonesia untuk meningkatkan kinerja keberlanjutannya. Perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam mendorong terwujudnya pembangunan berkelanjutan melalui pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang terintegrasi dengan aspek Environmental, Social, dan Governance.

Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit MP., menyampaikan bahwa Universitas Warmadewa sebagai perguruan tinggi yang mengemban visi menjadi universitas bermutu, berwawasan ekowisata, dan berdaya saing global pada tahun 2034, Universitas Warmadewa berkomitmen penuh dalam menjaga kelestarian lingkungan dan tata kelola kampus yang berkelanjutan yang dilandaskan dengan nilai-nilai luhur falsafah Sapta Bayu.

Aksi nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan Universitas Warmadewa hadir di berbagai sektor operasional kampus. “Di bidang energi dan perubahan iklim, kami mengimplementasikan pemanfaatan energi terbarukan melalui instalasi panel surya di atap gedung kampus, yang didukung oleh penggunaan lampu hemat energi LED serta peralatan efisien. Di bidang transportasi, berlandaskan Keputusan Rektor tentang Kebijakan Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan, kami meluncurkan berbagai inisiatif untuk menekan emisi kendaraan, salah satunya dengan menyediakan fasilitas parkir sepeda khusus, menetapkan jalur pejalan kaki, serta menyiapkan titik antar-jemput resmi bagi transportasi daring. Seluruh sirkulasi ini turut dipantau dan dihitung estimasi emisi karbonnya menggunakan teknologi digital Automatic Number Plate Recognition (ANPR).”

Baca Juga :  Universitas Udayana Sosialisasikan MBKM Kampus Mengajar Angkatan 6

Dalam pengelolaan sampah, Universitas Warmadewa memberlakukan kebijakan tegas pembatasan penggunaan plastik sekali pakai serta percepatan administrasi digital berbasis bebas kertas (paperless). Kami menghadirkan mesin Reverse Vending Machine (Plasticpay) untuk mengajak seluruh sivitas akademika mendaur ulang botol plastik, mengoperasikan TPS 3R, serta mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos. Pada sektor air, Unwar menerapkan infrastruktur ramah lingkungan melalui pembuatan lubang resapan biopori, pemasangan keran air hemat otomatis, hingga perencanaan sistem daur ulang greywater. Bahkan sejak 21 April 2024, kami bangga telah memproduksi air minum kemasan binaan mandiri, yaitu Tirta Unwar, sebagai bagian dari pengelolaan air terpadu kampus.”

Komitmen hijau ini juga ditopang oleh karya akademik seluruh sivitas akademika. Hal ini dibuktikan dengan lahirnya ratusan publikasi ilmiah dosen yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), kolaborasi internasional seperti International Joint Bamboo Workshop bersama Teuku Abdul Rahman University Malaysia, serta aksi lingkungan mahasiswa di masyarakat. Sebagai wujud akuntabilitas publik dan transformasi digital, seluruh dokumen kebijakan, indikator kinerja, hingga laporan keberlanjutan tahunan kami dapat diakses secara terbuka melalui situs resmi SDGs Center pada website sdgs.warmadewa.ac.id.

Rektor UGM, yang diwakili Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Prof. Dr. Wening Udasmoro, SS., M.Hum., DEA., menyampaikan bahwa suatu kehormatan menjadi tuan rumah Pengumuman dan Penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Ranking Indonesia 2026. Forum ini mempertemukan perguruan tinggi di Indonesia untuk berbagi pengalaman dan memperkuat jejaring dalam mewujudkan kampus yang berkelanjutan. Kami berharap kehadiran Bapak/ Ibu tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian acara penganugerahan, namun juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan membangun gagasan baru yang memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.

Penyelenggaraan kegiatan ini dengan tema “Advancing Sustainable Campuses through Governance, Digitalization, and Integrated Performance”, mengajak seluruh perguruan tinggi untuk terus memperkuat tata kelola, memanfaatkan transformasi digital, serta membangun sistem yang terintegrasi dalam mewujudkan kampus yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Pengajaran, Fakultas Sastra Unwar Dampingi Guru SD Negeri 4 Ubung Ajarkan Bahasa Inggris dengan Metode Flash Card

Chairman of Ui GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, S.E., M.I.A., menyampaikan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Gadjah Mada yang telah menyediakan ruang bagi seluruh perguruan tinggi untuk berkumpul, merayakan pencapaian, sekaligus berdialog mengenai perjalanan keberlanjutan yang telah dan akan terus dbangun bersama. pelaksanaan UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026 yang tahun ini menjadi ruang perjumpaan untuk mengapresiasi kerja keras dan komitmen perguruan tinggi dalam mendorong keberlanjutan di Indonesia.

Bagi UI GreenMetric, momentum ini bukan semata-mata tentang peringkat dan penghargaan. UI GreenMetric pada hakikatnya adalah sebuah jejaring perguruan tinggi di tingkat nasional dan global yang mempertemukan institusi untuk belajar, berbagi, dan bergerak bersama. Peringkat merupakan salah satu instrumen untuk mengukur kemajuan, tetapi tujuan yang lebih besar adalah mendorong perubahan dan memperkuat kolaborasi. Karena itu, pertemuan di Yogyakarta ini juga menjadi ruang dialog untuk saling bertukar pengalaman, praktik baik, inovasi, serta gagasan dalam menghadapi tantangan keberlanjutan yang semakin kompleks. Semangat tersebut sejalan dengan nilai gotong royong yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia. Keberlanjutan tidak dapat diwujudkan oleh satu perguruan tinggi, satu sektor, atau satu negara secara sendiri-sendiri. Di tengah perubahan iklim, tekanan terhadap sumber daya, pertumbuhan perkotaan, ketimpangan sosial, dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, kita membutuhkan kolaborasi yang memungkinkan pengetahuan dan solusi untuk berkembang melampaui batas-batas institusi.

Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai tempat pendidikan, pengembangan pengetahuan, sekaligus laboratorium perubahan bagi masyarakat. Edisi 2026 UI GreenMetric memperkuat perspektif ini melalui penambahan Governance & Digitalization sebagai kriteria penilaian ketujuh. Penambahan tersebut mencerminkan bahwa keberlanjutan membutuhkan lebih dari sekadar pengelolaan lingkungan, namun juga memerlukan tata kelola yang baik, pengambilan keputusan berbasis data, serta transformasi digital yang mendukung institusi yang tangguh, inklusif, dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Baksos HUT Ke -15 PT Ratu Oceania Raya Bali, Adi Susanto Bantu Beasiswa Hingga Berangkatkan Anak Panti Asuhan ke Kapal Pesiar

Penganugerahan ini bukan hanya tentang siapa yang berada di posisi teratas, tetapi tentang bagaimana kita semua terus bergerak maju dan saling menguatkan. Mari kita jadikan pertemuan di Yogyakarta ini sebagai momentum untuk memperkuat jejaring, memperluas dialog, dan meneguhkan semangat gotong royong. Bersama, melalui pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi, mari kita wujudkan keberlanjutan sebagai prinsip yang nyata dalam kehidupan perguruan tinggi, untuk Indonesia dan untuk dunia.

Dalam acara tersebut menjadi Keynote Speech l, Wakil Menteri Kehutanan (Rohmat Marzuki S.Hut) dengan judul “Perguruan Tinggi sebagai Mitra Strategis dalam Mewujudkan Indonesia Berkelanjutan Melalui Tata Kelola Kehutanan dan Climate Action”.

Acara juga diisi Bu dengan Talkshow Nasional “Kolaborasi Multisektor dalam Mewujudkan Transformasi Kampus Berkelanjutan di Indonesia” dengan Narasumber:

1. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Nezar Patria, S.Fil, M.Sc., M.B.A), Subtema: Transformasi Digital sebagai Fondasi Tata Kelola Berkelanjutan di Perguruan Tinggi
2. Bupati Sleman (H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si.), Subtema: Memperkuat Sinergi Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
3. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM (Arief Setiawan Budi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D.) Subtema: Tata Kelola, Digitalisasi, dan Kinerja Terintegrasi dalam Mewujudkan Kampus Berkelanjutan: Praktik Baik UGM
4. Lurah Panggungharjo (apt. Wahyudi Anggoro Hadi, S.Farm) Subtema: Program Pasti Angkut: Inovasi Tata kelola Sampah Berbasis Masyarakat
Moderator: Ir. Sentagi Sesotya Utami, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU. (Office of Sustainability, UGM).

Related Posts