KKN-LIK Universitas Warmadewa Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Wujudkan Masyarakat Desa Sobangan yang Cerdas, Inklusif, dan Mandiri secara Finansial
Badung – kabarbalihits
Kuliah Kerja Nyata Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN-LIK) Universitas Warmadewa Tahun 2026 hadir di Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, melalui enam program unggulan yang berfokus pada peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam mengelola keuangan. Mengusung tema “Bersama Wujudkan Desa Cerdas Keuangan”, kegiatan ini dilaksanakan dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pendampingan Dr. I.A Cynthia Saisaria Mandasari, S.E., M.M. selaku Dosen Pembimbing Lapangan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 20 Juli sampai dengan 31 Agustus 2026. Enam program yang dijalankan meliputi Survei Profil Desa, Survei Literasi dan Inklusi Keuangan, Pendampingan UMKM, Edukasi Keuangan kepada Masyarakat, Pojok Literasi Keuangan, serta Edukasi melalui Sarana Media Digital. Program tersebut dilaksanakan dengan menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai orang tua hingga ke generasi muda Desa Sobangan.
Program Survei Profil Desa bertujuan memperoleh gambaran kondisi demografi, fasilitas umum, kegiatan ekonomi, serta potensi desa. Hasil survei mencatat jumlah penduduk Desa Sobangan sebanyak 4.019 jiwa sekaligus mengidentifikasi potensi desa seperti Pancoran Solas dan Wisata Edukasi Sentra Ternak Sapi Bali sebagai bagian dari potensi ekonomi desa.
Selanjutnya, Survei Literasi dan Inklusi Keuangan dilakukan melalui kuesioner daring dan wawancara langsung dengan pendekatan door to door bertujuan untuk mengetahui pemahaman
serta akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Dari target 275 responden, Kegiatan survei berhasil menjangkau 283 responden, sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai risiko investasi ilegal, pinjaman daring ilegal, dan kejahatan keuangan digital.Perhatian terhadap penguatan ekonomi masyarakat juga diwujudkan melalui program Pendampingan UMKM.
Sebanyak 15 pelaku UMKM mendapatkan pendampingan dalam pencatatan keuangan sederhana, serta monitoring secara berkala. Mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai QRIS, akses permodalan seperti KUR, dan kewaspadaan terhadap pinjaman daring ilegal.
Program Edukasi Keuangan kepada Masyarakat dikemas melalui Goes to School, Keluarga Cerdas Keuangan (KECENGAN), Ngiring ke Banjar, dan Edukasi Keuangan Yowana.
Kegiatan menjangkau 430 pelajar, 222 masyarakat melalui KECENGAN, 51 peserta Ngiring ke Banjar, dan 101 peserta Yowana, dengan materi mengenai OJK, menabung, perencanaan keuangan, pelindungan konsumen, serta kewaspadaan terhadap investasi dan pinjaman ilegal diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan keuangan digital.
Sementara itu, untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi keuangan mahasiwa menghadirkan Pojok Literasi Keuangan yaitu edukasi berupa poster dan roll up banner yang di tempatkan sekolah, kantor desa, serta lokasi kegiatan masyarakat. Materinya mencakup perencanaan keuangan, investasi ilegal, pengaduan konsumen, kejahatan keuangan digital, SLIK, serta LMSKU dan Buku Seri Literasi Keuangan.
Selain edukasi langsung, program Edukasi melalui Sarana Media Digital memanfaatkan Sosial Media sebagai media edukasi. Sebanyak tujuh konten video edukasi dipublikasikan melalui akun @kknlik2026_desasobangan, membahas pengenalan OJK, investasi dan pinjaman ilegal, social engineering, perencanaan keuangan, pengaduan konsumen, SLIK, serta LMSKU yang dikemas dalam bentuk visual dan vidio agar lebih mudah dipahami dan menjangkau masyarakat lebih luas.
Pelaksanaan enam program tersebut menunjukkan bahwa literasi dan inklusi keuangan dapat dibangun melalui pendekatan yang beragam dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
“Kami tidak hanya memberikan pengetahuan, kegiatan KKN-LIK juga mendorong masyarakat untuk
mulai menerapkan pengelolaan keuangan secara lebih bijak, meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan keuangan digital, serta membantu pelaku UMKM membangun kebiasaan
pencatatan keuangan yang lebih tertib,”ungkap Dr.I.A Cynthia Saisaria Mandasari, S.E., M.M., saat dihubungi, Selasa (1/9/2026).
Dengan dukungan OJK, Pemerintah Desa Sobangan, masyarakat, serta pendampingan Dr. I.A Cynthia Saisaria Mandasari, S.E., M.M., pelaksanaan KKN-LIK Universitas Warmadewa
Tahun 2026 diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan sekaligus menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Desa Sobangan yang cerdas keuangan. (r).


