November 6, 2026
Daerah

Samsat Gerai Hadir di Gerokgak, Sutjidra: Warga Tak Perlu Lagi Tempuh 1,5 Jam Bayar Pajak

Buleleng-kabarbalihits

Upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui kehadiran Samsat Gerai di Kantor Camat Gerokgak yang resmi diresmikan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Rabu (19/8).

Kehadiran Samsat Gerai tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat di wilayah Buleleng Barat. Selain memangkas jarak dan waktu tempuh, layanan ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sekaligus mendorong peningkatan pendapatan daerah.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan, pembukaan Samsat Gerai di Gerokgak merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah, dan terjangkau. Terlebih, Kecamatan Gerokgak memiliki wilayah yang cukup luas dengan jarak yang relatif jauh dari pusat pemerintahan di Singaraja.

Selama ini, masyarakat yang hendak membayar pajak kendaraan harus menempuh perjalanan cukup panjang menuju pusat layanan. Dengan adanya Samsat Gerai, warga kini dapat mengurus kewajiban perpajakan kendaraan tanpa harus menghabiskan waktu perjalanan hingga sekitar satu setengah jam.

“Kami bekerja sama dengan Bapenda Provinsi Bali, Dirlantas Polda Bali, Jasa Raharja, dan Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk memberikan layanan terpadu di Kantor Camat Gerokgak ini. Tujuannya satu, memudahkan masyarakat,” ujar Sutjidra.

Menurutnya, kemudahan akses pelayanan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban membayar pajak. Dengan layanan yang semakin dekat, masyarakat diharapkan tidak lagi menjadikan jarak sebagai kendala dalam membayar PKB.

Lebih jauh, Sutjidra menegaskan bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat pada akhirnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Salah satu pemanfaatannya diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan jalan dan jembatan di Kabupaten Buleleng.

“Jadi pajak yang kami terima sudah barang tentu nanti dialokasikan untuk infrastruktur penunjang transportasi, khususnya perbaikan jalan maupun jembatan yang ada di Kabupaten Buleleng. Memang sudah ada aturannya itu wajib,” tegasnya.

Sutjidra menyebut, peningkatan penerimaan pajak menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah. Ia pun mengungkapkan capaian positif penerimaan pajak daerah pada semester pertama tahun ini yang telah melampaui target.

“Astungkara semester pertama ini sudah melebihi dari target yang diberikan,” ungkapnya.

Capaian tersebut, lanjut Sutjidra, perlu dipertahankan hingga akhir tahun. Untuk itu, ia meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Direktur Utama BUMD di lingkungan Pemkab Buleleng agar terus bekerja secara optimal dan berorientasi pada target yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja.

Menurutnya, pencapaian target bukan sekadar persoalan angka, melainkan menjadi bagian dari upaya memastikan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dengan beroperasinya Samsat Gerai Gerokgak, Pemkab Buleleng berharap masyarakat di wilayah Buleleng Barat semakin mudah memenuhi kewajiban perpajakannya. Di sisi lain, peningkatan kepatuhan pajak diharapkan turut memperkuat penerimaan daerah yang kemudian dikembalikan melalui pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kehadiran gerai tersebut sekaligus mempertegas komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau masyarakat di wilayah yang secara geografis memiliki jarak cukup jauh dari pusat pemerintahan.

Dengan demikian, pembayaran pajak kendaraan kini tak lagi identik dengan perjalanan panjang. Cukup datang ke layanan yang lebih dekat, masyarakat dapat memenuhi kewajibannya sekaligus ikut berkontribusi dalam pembangunan Buleleng.(r)

Related Posts