November 6, 2026
Pendidikan

Dosen Fakultas Sastra Unwar Perkuat Literasi Digital dan Bahasa Inggris Siswa SMAN 9 Denpasar Melalui Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis AI

Denpasar-kabarbalihits

Komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat kembali diwujudkan oleh dosen Fakultas Sastra Universitas Warmadewa (Unwar) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMAN 9 Denpasar. Mengusung tema “Penguatan Literasi Digital Berbasis Artificial Intelligence dalam Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris untuk Promosi Pariwisata Budaya”, kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/6/2026) dan diikuti oleh 36 siswa kelas XI B.

Kegiatan pengabdian ini dipimpin oleh tim dosen Fakultas Sastra Unwar yang terdiri dari Dr. Dewa Ayu Kadek Claria, S.S., M.Hum., I Gusti Ngurah Adi Rajistha, S.S., M.Hum., dan Dra. Ni Made Suwendri, M.Si., dengan melibatkan lima mahasiswa Program Studi Sastra Inggris sebagai pendamping. Program ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas generasi muda menghadapi tantangan era digital.

Dalam kegiatan tersebut, para dosen memberikan pelatihan mengenai pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana pendukung pembelajaran Bahasa Inggris. Para siswa diperkenalkan dengan berbagai platform AI yang dapat membantu mereka menyusun materi promosi pariwisata budaya secara lebih efektif dan kreatif.

Tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai teknologi digital, para peserta juga dibimbing untuk mengembangkan keterampilan berbicara dalam Bahasa Inggris. Melalui praktik langsung, siswa belajar menyusun deskripsi destinasi wisata, atraksi budaya, serta berbagai bentuk kearifan lokal yang kemudian dipresentasikan dalam Bahasa Inggris.

Kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pembelajaran yang semakin terintegrasi dengan teknologi. Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris dan literasi digital merupakan dua kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda agar mampu bersaing di tingkat global.

“Melalui pemanfaatan Artificial Intelligence, siswa dapat belajar lebih kreatif dan produktif. Di sisi lain, mereka juga didorong untuk mengenali serta mempromosikan potensi budaya lokal yang dimiliki daerahnya kepada dunia internasional,” ujar salah satu dosen, Dewa Ayu Kadek Claria.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pengenalan teknologi AI, diskusi kelompok, hingga praktik presentasi. Mereka juga aktif mengeksplorasi berbagai fitur yang tersedia pada platform AI untuk membantu penyusunan materi promosi wisata budaya.

Pendekatan pembelajaran yang menggabungkan teknologi, bahasa, dan budaya ini memberikan pengalaman baru bagi para peserta. Selain meningkatkan kemampuan komunikasi dalam Bahasa Inggris, kegiatan tersebut juga menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Melalui program pengabdian ini, Fakultas Sastra Universitas Warmadewa berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang memiliki literasi digital yang kuat, kemampuan komunikasi global yang baik, serta kepedulian terhadap pelestarian budaya bangsa.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan evaluasi, di mana para siswa menyampaikan kesan dan manfaat yang diperoleh selama mengikuti pelatihan. Secara umum, peserta mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai penggunaan AI dalam pembelajaran sekaligus merasa lebih percaya diri untuk berbicara dalam Bahasa Inggris. (r)

 

Related Posts