April 18, 2026
Pendidikan

Unwar Diuji Standar Internasional, Audit SNI ISO 21001:2018 Perkuat Mutu Pendidikan

Denpasar-kabarbalihits

Meski telah menorehkan berbagai prestasi dan meraih kepercayaan publik, Universitas Warmadewa (Unwar) tidak berpuas diri. Kampus yang berlokasi di Jalan Terompong Denpasar ini terus berbenah demi meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya melalui pelaksanaan audit Surveillance SNI ISO 21001:2018 yang berlangsung selama dua hari, yakni 13 hingga 14 April 2026.

Kegiatan ini menghadirkan tim auditor yang terdiri dari Andi Dewi Sartika Syamsul sebagai Auditor Team Leader dan Luky Widiyanto Nugroho sebagai Auditor. Kedatangan tim disambut langsung oleh Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP, bersama jajaran wakil rektor, Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si, serta para dekan dan pimpinan di lingkungan kampus.

Surveillance ini merupakan bagian dari proses evaluasi berkala terhadap implementasi standar SNI ISO 21001:2018, yakni sistem manajemen organisasi pendidikan yang mengacu pada standar nasional dan internasional. SNI (Standar Nasional Indonesia) berfungsi menjamin mutu dan keamanan layanan, sementara ISO (International Organization for Standardization) menetapkan standar global dalam sistem manajemen kualitas.

Rektor Unwar, Prof. Suranaya Pandit, menegaskan bahwa sebagai institusi pendidikan tinggi swasta, Unwar memiliki komitmen kuat untuk memenuhi standar internasional. Menurutnya, sertifikasi SNI ISO 21001:2018 yang pertama kali diraih pada tahun 2021 kini memasuki siklus pembaruan. “Setiap tiga tahun sertifikat ini harus diperbarui, dan setiap tahun dilakukan surveillance. Ini merupakan bagian dari audit eksternal yang difasilitasi oleh lembaga independen melalui Sucofindo, sama halnya dengan BAN-PT maupun Lamemba,” jelasnya.

Ia menambahkan, implementasi SNI ISO 21001:2018 telah diterapkan secara menyeluruh di lingkungan Unwar, mulai dari tingkat direktorat, fakultas, hingga program studi. Saat ini, seluruh 29 program studi yang ada telah masuk dalam ruang lingkup standar tersebut. “Harapannya, penerapan SNI ISO ini dapat memberikan jaminan mutu sekaligus menghadirkan quality assurance bertaraf internasional yang terstandarisasi secara nasional,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kementerian ATR/BPN Lakukan Efisiensi Anggaran 35,72% untuk APBN 2025 

Sementara itu, Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa sebagai badan hukum penyelenggara Unwar, Prof. Wisnumurti menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim auditor dan pelaksanaan surveillance yang kedua ini. Ia menilai, proses audit menjadi momentum penting untuk mengukur sejauh mana standar manajemen pendidikan telah diterapkan secara optimal di Unwar.

“Dengan adanya ISO ini, seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan dapat terukur dengan baik, mulai dari proses pembelajaran, luaran pendidikan, hingga dukungan sarana dan prasarana. Ini sangat penting untuk memastikan kualitas institusi tetap terjaga,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penilaian oleh lembaga independen memberikan nilai objektivitas yang tinggi, sekaligus menghadirkan berbagai masukan konstruktif bagi pengembangan universitas ke depan. “Surveillance ini bukan hanya evaluasi, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi kami untuk terus meningkatkan standar yang telah ditetapkan dalam SNI ISO bidang manajemen pendidikan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Universitas Warmadewa menunjukkan komitmennya untuk terus bergerak maju sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjaga kualitas pendidikan secara konsisten sesuai standar nasional dan internasional. Upaya ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam menciptakan lulusan yang unggul dan berdaya saing global.(kbh2)

Related Posts