Penuhi Kebutuhan Pangsa Pasar Beras Di Bali, Perumda Pasar Dan Pangan Mgs Tandantangani Mou Dengan Food Station
Badung – kabarbalihits
Memenuhi kebutuhan beras untuk pangsa pasar Bali, Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT. Food Station Tjipinang Jaya, pada Kamis (5/2/2026) di Kantor Unit Pengelolaan Pangan, Rice Milling Unit (RMU) Perumda Pasar dan Pangan MGS. Kerjasama ini mendapat apresiasi dari Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, selaku Kuasa Pemilik Modal.
Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan MGS, Kompiang Gede Pasek Wedha mengatakan PT. Food Station Tjipinang Jaya merupakan BUMD pangan milik Pemprov DKI Jakarta, dengan omset mencapai triliunan rupiah. Brand produknya telah dikenal dan diterima di toko-toko berjejaring di Indonesia. Untuk memenuhi pangsa pasar beras di Bali, Food Station kini menjalin kerjasama dengan Perumda Pasar dan Pangan MGS yang memiliki Rice Milling Unit atau penggiling padi modern. Nantinya kebutuhan beras Food Station untuk pangsa pasar di Bali akan disediakan Perumda Pasar dan Pangan MGS, dengan nilai mencapai Rp 1 Milyar sebulan. Kompiang Gede berharap MoU ini bisa menjadi langkah awal, untuk membuka kerjasama yang lebih luas dengan produk selain beras.
“Mudah-mudahan dengan keberadaaan kolaborasi ini tidak sebatas beras saja. Food station juga punya produk minyak, gula, dan susu. Mudah-mudahan dengan berbagai pangan yang kita kolaborasikan, harapannya market di Bali bisa kita penuhi,” ungkapnya.

Direktur Utama PT. Food Station Tjipinang Jaya, Dodot Tri Widodo mengatakan Badung memiliki potensi pasar yang besar terhadap kebutuhan pangan karena tingginya kunjungan wisatawan. Dengan menggandeng Perumda Pasar dan Pangan MGS , dirinya berharap potensi pasar tersebut dapat digarap secara maksimal.
“Pada tahap awal mungkin kita akan pakai brand Food Station. Berikutnya mungkin kita akan co-branding, nama Food Station masuk, nama BUMD (MGS) masuk. Jadi penetrasi pasar akan lebih kuat lagi,” jelasnya
Penandatanganan MoU antara Perumda Pasar dan Pangan MGS dengan Food Station mendapat apresiasi dari Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, selaku Kuasa Pemilik Modal. Menurutnya kerjasama ini juga merupakan kesempatan bagi Perumda MGS untuk belajar dari Food Station sebagai BUMD berpengalaman di bidang pangan, dengan standar produk yang telah diterima di toko-toko berjejaring di Indonesia.
“Ini Langkah bagus sekali, saya dengar tadi mencapai 500 ton sebulan. Malahan DKI 2500 ton per hari, DKI kan pangsa pasarnya seluruh Indonesia. Ini perlu dijadikan suatu referensi buat Pak Dirut dengan jajarannya. Harus seperti inilah perusahan daerah itu,” ujarnya.
Penandantaganan MoU Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana dengan PT. Food Station Tjipinang Jaya juga dihadiri Ketua Komisi III DPRD Badung I Made Ponda Wirawan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung IB Gede Arjana, para kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung, Direktur Umum Perumda Pasar dan Pangan MGS Badung I Made Anjol Wiguna, serta jajaran Badan Pengawas dan pegawai Perumda MGS. (kbh7)


