
Ngeratep dan Pasupati Pelawatan Ida Ratu Bagus, Krama Penyungsung Padati Pura Dalem Sakenan Munggu
Badung-kabarbalihits
Ngeratep, Mlaspas dan Pasupati Pelawatan Ida Ratu Bagus Kahyangan Jagat Pura Dalem Sakenan Banjar Gambang Desa Adat Munggu dilaksanakan Selasa (13/1/2026).
Upacara tersebut dipuput Ida Pedanda Geria Sidemen Pemaron, Ida Pedanda Istri Geria Simpangan Buduk serta Ida Cokorda Mengwi XIII.
Pelaksaan upacara ini merupakan rangkaian Karya Ngodak, Ngeratep lan Pasupati Pelawatan Ida Ratu Bagus Kahyangan Jagat Pura Dalem Sakenan Banjar Gambang Desa Adat Munggu Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung.
Turut hadir, Perbekel Munggu, Tiga Bandesa di Desa Munggu yakni Desa Adat Munggu, Desa Adat Kertha Bhujangga dan Desa Adat Pande. Selain itu, tampak hadir pula para Walaka geria di Desa Adat Munggu, tokoh masyarakat di Desa Munggu serta ratusan krama penyungsung Kahyangan Jagat Pura Dalem Sakenan Desa Adat Munggu.

Manggala Prawartaka Karya, I Made Rai Sujana didampingi Penyarikan Pura Dalem Sakenan Desa Adat Munggu Putu Sriada menjelaskan, berdasarkan dari apa yang disampaikan para penglingsir bahwasannya Ida Betara Ratu Bagus melingga di kahyangan Jagat Pura Dalem Sakenan Desa Adat Munggu sejak tahun 1802 silam.
“Namun sudah lama beliau (Ida Betara, red) mesineb. Dan Ida Betara kembali “metangun” ring Pura Dalem Sakenan Munggu di tahun 2001, dan di tahun 2001 tersebut juga sudah dua kali Ida Betara “ke odak” (kabecikang),” ungkap Rai Sujana.
Karya Ngodak Ida Betara pertama kali, lanjut Rai Sujana dilaksanakan di tahun 2014. Dan karya Ngodak di tahun 2025 merupakan pelaksanaan karya Ngodak Ida Betara kedua kalinya. Adapun krama penyungsung pura ini berjumlah 200 KK yang tersebar di wilayah Desa Munggu dan beberapa lainnya berada di luar wilayah Desa Munggu.
“Pengodakan Ida Betara kali ini dipuput Ida Ratu Pedanda Geria Sidemen Pemaron dan Ida Pedanda Istri Geria Simpangan Buduk,” jelas Rai Sujana.
Rai Sujana juga menyampaikan pula pali atau rangkaian Karya Ngodak, Ngeratep lan Pasupati Pelawatan Ida Ratu Bagus Kahyangan Jagat Pura Dalem Sakenan Banjar Gambang Desa Adat Munggu, diawali pada 15 September 2025 lalu dengan upacara Mapakeling dan Ngetus Pererai Ida Betara.
“Pada Selasa 13 Januari 2026 pemargi kapertama Ngeratep Pengodakan Ida Betara kali ini dipuput Ida Ratu Pedanda Geriya Sidemen Pemaron, Ida Pedanda Istri Geriya Simpangan Buduk serta Ida Cokorda Mengwi XIII serta para Walaka Geria di wilayah Desa Adat Munggu. Setelah usai upacara Ngeratep dianjutkan dengan Melaspas dan Pasupati,”paparnya.
Sementara upacara “Ngerehan” seluruh pelawatan yang merupakan bagian ketiga Karya Pengodakan akan dilaksanakan bertepatan hari Tilem Kapitu tanggal 18 Januari 2026 mendatang, bertempat di Pura luhur Sapuh Jagat.
Terkait biaya pada karya ini berasal dari aturan maupun punia krama penyungsung serta bantuan dana hibah dari Pemkab Badung.
“Mewakili krama penyungsung Kahyangan Jagat Pura Dalem Sakenan Desa Munggu, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Ketua DPRD Badung karena telah membantu kami dalam Karya Ngodak Ida Betara,”papar Rai Sujana sembari berharap dengan telah berlangsungnya Karya Ngodak Pelawatan, Ida Betara ledang mapaica kerahayuan lan kerahajengan lan kesukertan jagat. (kbh6)


