
Bupati Mahayastra Buka Diskusi ‘LPD Kokoh Topang Tumbuhnya Ekonomi Krama Adat Bali’
Gianyar – kabarbalihits
Badan Kerjasama Lembaga Perkreditan Desa ( BKS LPD) Provinsi Bali bekerjasama dengan Forum Media Peduli LPD menggelar diskusi akhir tahun 2025 dengan mengusung tema ‘LPD Kokoh Topang Tumbuhnya Ekonomi Krama Adat Bali’.
Diskusi yang berlangsung di Gedung BKS LPD Kabupaten Gianyar tersebut, dibuka Bupati Gianyar Made Mahayastra, Senin (29/12/2025). Turut hadir Sekda Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widya Utama (Gus Bem) Ketua PWI Bali, Wayan Dira Arsana, serta perwakilan pengurus LPD se Provinsi Bali.
Adapun narasumber yang hadir pada diskusi ini adalah, Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Dr. Ida Bagus Dharmawijaya Mantra, SE., M.Si, Ketua BKS LPD Provinsi Bali, I Nyoman Cendikiawan, SH., M.Si, Kadis PMA Provinsi Bali, IGAK Kartika Jaya Seputra, SH., MH yang diwakili Kabid Pembinaan Perekonomian Desa Adat Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali Kadek Doni Raditya, S.STP., M.Si, Akademisi, Prof. Ida Bagus Raka Suardana, CEO PT USSI Group Maman Tirta Rukmana, Sementara tampil sebagai Moderator Nyoman Winata, SP., dan Ketua Panitia, I Nyoman Sunaya, SE.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra dalam sambutannya, selain menyampaikan kehadiran LPD di setiap desa sangat bermanfaat dalam meningkatkan perekonomi masyarakat. Juga menyatakan LPD perlu diaudit oleh auditor, sehingga keuangan LPD menjadi sehat. Sedangkan biaya yang timbul akan diberikan oleh Pemkab Gianyar melalui dana hibah. Di Kabupaten Gianyar terdapat 270 LPD sehingga, kata Bupati Mahayastra diperlukan 27 orang auditor, dengan rincian satu orang menangani satu LPD.
“Saya telah pelajari, ternyata hanya perlu 27 orang auditor untuk melakukan proses audit. Saya akan bantu dana 2 M, pemerintah ikut urun rembug untuk LP LPD. Jadi ada pengetahuan terkait LPD tersebut tergolong: Wajar, Wajar Tanpa Pengecualian, atau Disclaimer. Saya yakin pihak bendesa adat tidak ada waktu sebelumnya untuk memeriksa LPD di desanya, sehingga sangat perlu ada audit dan dukungan pemerintah,” ujarnya.
Bupati Mahayastra juga menekankan, nantinya auditor berasal pihak yang berpengalaman mengaudit atau minimal alumni jurusan ekonomi dan akuntasi.
Di era Informasi dan Teknologi (IT), Bupati Mahayastra mendorong LPD untuk mengikuti perkembangan zaman. Seperti, percepatan penarikan uang nasabah, pencatatan keuangan modern maupun pinjaman dengan agunan.
“LPD juga didorong agar mampu M-Banking, apalagi anak-anak muda sekarang sudah canggih dalam pengelolaan uang. Masih banyak LPD kita memerlukan suntikan modal. Dari itu, harus didalami lagi dan dicermati apa saja programnya, program dibuat ngak boleh berlebihan, buat program yang harus dikaji dan di verifikasi. Layak atau tidak. Tapi, kalau IT itu wajib,” tegasnya.
Bupati Mahayastra meminta agar diskusi yang telah dilaksanakan hasilnya tidak menjadi sekedar wacana dan tukar pikiran semata. Namun, harus ada progress dihasilkan dari diskusi yang digelar setiap tahunnya.
“Ya diskusi ini saya harapkan tidak hanya diskusi, tetapi harus dipertanggung jawabkan. Tidak harus sekadar wacana saja,” tukasnya.
Sementara, Ketua BKS LPD Provinsi Bali, I Nyoman Cendikiawan, SH., M.Si., mengapresiasi terelenggaranya diskusi akhir tahun, hasil kerjasama BKS LPD bersama Forum Media Peduli LPD, sebagai evaluasi keberadaan dan kemajhan LPD.
“Jadi saya mengapresiasi diskusi ini dan teman-teman media yang telah hadir. Kita tidak manampik bahwa ada LPD yang bernasalah, namun masih banyak LPD yang memberikan kintribusi kepada desa adat. Intinya agar ada berita yang berimbang,”ujarnya
Ketua Panitia Nyoman Sunaya menyatakan apresiasi kepada Bupati Gianyar Mahayastra, di tengah-tengah kesibukannya menyempatkan hadir dan membuka diskusi untuk kemajuan LPD di Bali.
“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan diberikan dan apresiasi tinggi untuk Pak Bupati Mahayastra, sehingga dapat membuka diskusi dengan baik. Kami berharap terdapat input maupun output didapat peserta dari pembicara, sehingga diskusi menjadi lebih bermanfaat untuk kemajuan LPD,” harapnya.
Ketua PWI Provinsi Bali Wayan Dira Arsana, S.Pd., LPD sebagai penopang ekonomi desa telah tumbuh dan berkembang. Pihaknya juga berterima kasih atas dedikasi dan komitmen pengurus LPD se Bali tetap kuat ditengah tantangan yang ada.
“Pers menjadi bagian dalam membangun dan mencerdaskan masyarakat Bali. Pers kedepan juga akan menjdai penawar solusi yang terbaik bagi pembangunan Bali,”tukasnya. (kbh6)


