
Ajak Wanita Usia Subur Peduli Deteksi Dini Kanker, Ny. Wardhani Sutjidra: Lebih Baik Mencegah daripada Mengobati
Buleleng-kabarbalihits
Upaya meningkatkan kesadaran perempuan terhadap bahaya kanker terus digencarkan oleh Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Buleleng. Kali ini, Ketua YKI Buleleng Ny. Wardhani Sutjidra hadir langsung memberikan edukasi dan motivasi kepada para Wanita Usia Subur (WUS) dalam kegiatan bertajuk “Bersama Kita Cegah Kanker” yang digelar di Aula Pertemuan Puskesmas Buleleng I, Senin (10/11).
Kegiatan tersebut menjadi ajang penting dalam mendorong kaum perempuan untuk memahami risiko dan gejala kanker, khususnya kanker leher rahim (serviks) dan kanker payudara, dua penyakit yang hingga kini masih menjadi penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia. Padahal, kedua jenis kanker ini dapat dicegah bahkan disembuhkan jika dideteksi sejak dini.
Dalam kesempatan itu, Ny. Wardhani Sutjidra mengingatkan bahwa banyak perempuan sering mengabaikan pemeriksaan kesehatan karena merasa tubuhnya dalam kondisi baik. “Banyak perempuan terlambat datang ke fasilitas kesehatan karena merasa baik-baik saja. Padahal, deteksi dini justru memberi kesempatan besar untuk sembuh. Jangan takut memeriksa diri, karena mencegah selalu lebih baik daripada mengobati,” ujarnya disambut antusias peserta.
Ia menekankan pentingnya skrining rutin sebagai langkah kunci dalam pencegahan kanker. Pemeriksaan dini dapat membantu menemukan kelainan sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius. “Deteksi dini adalah kunci pencegahan. Dengan pemeriksaan rutin, kanker dapat ditemukan pada tahap awal sehingga peluang kesembuhan jauh lebih besar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ny. Wardhani mengajak para wanita yang sudah menikah atau aktif secara seksual untuk tidak menunda pemeriksaan kanker leher rahim, terutama bagi mereka yang berusia 30–69 tahun. Sementara itu, pemeriksaan payudara, baik melalui pemeriksaan mandiri (SADARI) maupun pemeriksaan klinis (SADANIS), sangat dianjurkan bagi semua wanita, terutama yang memiliki riwayat keluarga penderita kanker.
Melalui kegiatan ini, YKI Buleleng ingin menumbuhkan kesadaran bahwa pencegahan kanker bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan keluarga dan masyarakat yang sehat. Pemeriksaan dini tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga memberi ketenangan bagi perempuan untuk tetap produktif dan berperan aktif di berbagai bidang kehidupan.
“Perempuan sehat adalah kunci keluarga dan bangsa yang kuat. Mari bersama menjaga kesehatan diri dengan langkah sederhana, yaitu deteksi dini,” tutup Ny. Wardhani Sutjidra.
Selain sesi edukasi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara peserta dan tenaga kesehatan mengenai cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri di rumah, pola hidup sehat untuk mencegah kanker, serta layanan pemeriksaan gratis yang disediakan oleh puskesmas dan YKI.
Melalui pendekatan yang edukatif dan penuh empati, kegiatan ini diharapkan dapat mengubah cara pandang masyarakat, khususnya kaum perempuan, terhadap pentingnya pemeriksaan dini. Tidak hanya sebagai upaya medis, tetapi juga sebagai bentuk kasih sayang kepada diri sendiri dan keluarga.(r)


