May 10, 2026
Daerah Ekonomi Kesehatan

Denpasar Longgarkan Buka Warung Makan Sampai Jam 10 Malam, Asal Take Away

Denpasar-kabarbalihits

Hari Kelima PPKM Darurat diberlakukan, Pemerintah Kota Denpasar memberikan kelonggaran jam buka bagi pedagang makanan maupun angkringan, yakni hingga pukul 22.00 Wita, namun tetap dengan pelayanan take away dan tidak menimbulkan kerumunan.

Kasat Pol PP Denpasar, I Dewa Anom Sayoga menyampaikan, pihaknya tidak melakukan penutupan terhadap warung tempat makan pada pukul 20.00 Wita dan diperkenankan buka sampai pukul 22.00 Wita saat PPKM Darurat diberlakukan.

“Kaki lima, angkringan, tempat makan minum, di Denpasar tutupnya pukul 22.00 Wita tapi dengan persyaratan prokesnya ketat, tidak melayani di tempat, artinya take away,” Jelas Dewa Anom Sayoga saat diwawancarai (7/7).

Jika warung makan yang diberikan kelonggaran waktu tersebut berpotensi menimbulkan kerumunan, Satpol PP tidak akan menutup tetapi hanya mengambil tindakan penertiban yakni memecah kerumunan.

“Ya kerumunannya yang diuraikan, dipecah itu yang jelas berlaku di Denpasar,” Tegasnya.

Disampaikan kembali, pemberlakuan pada SE Gubernur pada PPKM Darurat telah ditegaskan penutupan batas operasional hingga pukul 20.00 Wita berlaku bagi Swalayan, Toko Klontong, Supermarket, dan Pasar tradisional.

“Sedangkan diluar itu kan tidak ditegaskan pukul berapa, yang jelas kita sama-sama perangi adalah bagaimana menekan laju penularan virus itu sendiri ya dengan cara memenuhi protokol kesehatan secara ketat,” Ucapnya.

https://youtu.be/Omfprybc-h4

Pihaknya menghimbau agar para pedagang mengikuti aturan yang berlaku dengan tidak melayani makan minum ditempat dan menimbulkan kerumunan. 

Nengah Sari, penjual Soto Sapi di wilayah Gatot Subroto Timur, Denpasar mengaku senang jika warung bisa dibuka sampai pukul 22.00 Wita. Di situasi saat ini ia akan mematuhi aturan apapun dari pemerintah. “Apa ya aturan pemerintah tiyang ikuti saja, kalau ada yang makan disini ya tiyang kasi, ada yang mau bungkus ya kasi juga,” Jawabnya pasrah.

Baca Juga :  Seorang Pemuda Tenggelam Di Sungai Batu Penyu

Wanita paruh baya ini berjualan dibantu anaknya yang membuka warung dari pukul 07.00 wita. Saat pandemi mewabah warungnya sepi pembeli. “Sekarang Corona sepi, paling dua, satu orang bergantian yang makan,” Tambahnya. (kbh1)

Related Posts