May 13, 2021
Daerah Ekonomi

Berkualitas!!! Rumah Bersubsidi BCA Land Kerambitan, Diharapkan Dapat Diterapkan di Seluruh Indonesia

Tabanan – kabarbalihits

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementrian PUPR, Eko Djoeli Heripoerwanto, Kamis 29 April 2021 meninjau bangunan rumah subsidi perumahan rakyat yang dibanguan oleh PT Bumi Cempaka Asri (BCA) yang terletak di Perumahan BCA Land Kerambitan, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Dalam peninjauan kredit perumahan  bersubsidi pemerintah tersebut yang merupakan rangkaikan kegiatan Akad kredit massal Bank BTN dengan tema Bangkit Bali Bersama KPR Bersubsidi.

Eko D. Heripoerwanto usai melakukan peninjauan kesalah satu rumah bersubsidi yang dibangun, menyatakan jika dilihat rumah contoh untuk rumah subsidi di Perumahan BCA Land Kerambitan seperti ini, sangatlah bagus kalau diterapkan oleh semua pengembang di seluruh Indonesia. 

“Tapi semoga bagunan ini tidak sebagai rekayasa saja. Kita harapkan developer bisa memberikan contoh membangun yang sesuai kualitas sangat kita harapkan. Kalau semua semua seperti ini tentu keluhan masyarakat pastinya akan tidak ada terhadap rumah subsidi ini. Itu fungsi kita bersama untuk melakukan perlindungan konsumen,’’ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, nantinya pihaknya akan melihat lagi secara mendetail, karena ini sebagai rumah percontohan dan bangunan awal. “Kita semua berharap rumah-rumah seperti ini tahan sampai akhir masa KPR, misalnya masyarakat mengambil KPR ini 15 tahun, dan kita harapkan bangunan ini bisa bertahan selama 15 tahun. Kemudian kalau sebelum 15 tahun sudah rusak, lalu buat apa mereka membayar hingga 15 tahun dan itu akan menjadi problem nantinya. Kami di kementerian PUPR spesifikasi teknis diisi oleh pihak pengembang.

“Saya harapkan Pak Gede (Gede Suardita) selaku developer pembangunan rumah bersubsidi ini bisa menularkan pembangunan rumah dengan kualitas  yang baik ini  ke teman-temannya yang lain. Sehingga orang bangga dan nyaman menempati rumah yang dibangun ini,”terangnya.

Menanggapi pernyataan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum  dan Perumahan Kementrian PUPR tersebut, Direktur PT Bumi Cempaka Asri (BCA Land), I Gede Suardita yang diberikan kepercayaan membangun rumah bersubsidi tersebut mengatakan, pihaknya berterima kasih atas apresiasi yang telah diberikan oleh pihak Ditjen Pembiayaan Infrastruktur PUPR serta Direksi BTN yang telah kembali mau memberikan pinjaman kredit terhadap pihak developer.

“Saya atas nama lembaga serta pengurus DPD REI Bali berterima kasih atas dorongan yang telah diberikan ini. Saat awal masa pandemic hampir semua bank menutup akses memberikan kredit untuk pengembangan perumahan ini, dengan adanya acara  seperti ini, kita harapkan bisa menggairahkan kembali perekonomian kita di bidang perumahan ini,’’ujarnya.

Lebih lanjut  Ketua DPD REI Bali yang dikenal akrab dengan awak media ini juga berharap, harga perumahan bersubsidi ini bisa ditingkatkan, karena tahun ini tidak ada kenaikan. “Saat ini masih harganya 168 juta dan kita harapkan tahun 2022 bisa naik harganya sehingga lebih bisa meningkatkan kwalitas bangunanya. Kalau sekarang kualitasnya memang mendapat pujian dari bapak Dirjen karena menggunakan banyak kearifan lokal, namun rumahnya yang kita serahkan dengan harga segitu masih dalam keadaan semi finishing. Kalau harganya dinaikan sedikit lagi, kita bisa melakukan finishing dan nanti konsumen nantinya tidak lagi ada pengeluaran renovasi tambahan,”tegasnya sembari menambahkan total rumah yang dibangun di Perumahan BCA land Kerambitan sebanyak 700 unit dan untuk yang rumah subsidi sekitar 400 unit lebih smentara yang komersil sekitar 200 unit lebih.

Baca Juga :  Pastikan PPDP Sehat Tak Terpapar Covid-19, KPU Badung Lakukan Rapid Tes Bertahap

Sementara Wakil Direktur BTN, Nikson Napitupulu  mengatakan, kegiatan akad KPR BTN ini dipusatkan di Bali karena sesuai dengan program BUMN yakni sejumlah direksi BUMN melaksanakan berkantor dan bekerja dari Bali atau Work from Bali untuk membantu menumbuhkan kembali perekonomian yang ada di Bali.

“Untuk Program akad  KPR BTN  rumah subsidi ditargetkan sekitar 10 ribu unit lebih. Semenetara yang bersubsidi syariah ada 3000 unit , KPR non Subsidi konvensional  sebanyak 1000 unit serta KPR non subsidi syariah sebanyak 700 unit. Dalam satu bulan ini aja menjalankan program akad KPR sebanyak 15 ribu lebih KPR. Untuk hari ini ada sekitar 2700 unit KPR secara nasional di seluruh Indonesia . Khusus di Bali angka KPR tahun ini meningkat 20 persen dibanding periode tahun lalu, artinya perekonomiannya sudah mulai bergerak yang dimulai dari sektor perumahan,”paparnya. (kbh6)

Related Posts