October 21, 2021
Pariwisata

Bangun Stage Kecak & Taman Rama Sita, Disel Astawa : Pantai Melasti Komit Pariwisata Budaya

Badung – kabarbalihits

Inovasi pengembangan berbagai sarana penunjang di DTW Pantai Melasti Desa Ungasan yang dilakukan Bendesa Adat I Wayan Disel Astawa bersama Badan Pengelola patut diacungi jempol.

Bagaimana tidak, meski ditengah pandemi Covid-19 ditangan Bendesa Adat murah senyum ini, kawasan yang dikenal dengan keindahan Panorama pantai dan tebing ini akan segera memiliki Stage Kecak dan Taman Rama Sita yang tentunya akan memanjakan Wisatawan dalam berwisata.

Sarana penunjang Keamanan dan kenyaman bagi Wisatawan melalui penyedian sarana Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19  seperti tempat cuci tangan dan alat pengecekan suhu tubuh juga telah dilakukan sebelumnya. 

Bendesa Adat Ungasan Wayan Disel Astawa  yang ditemui di Pantai Melasti, Jumat(201/11) menyatakan sebagai DTW dengan konsep pariwisata budaya pihaknya bersama badan pengelola senantiasa menyediakan fasilitas  sebagai daya dukung objek wisata pantai Melasti.

“Cita-cita kami sejak awal ingin memiliki stage Kecak sebagai daya dukung pariwisata,sehingga wisatawan yang datang tidak hanya melihat pantai,tapi bagaimana wisatawan datang ke Melasti untuk melihat keunikan tebing,keindahan pantai yang  kami suguhkan melalui atraksi Budaya salah satunya tarian kecak”katanya.

Nantinya lanjut Disel Astawa tari kecak di Pantai Melasti akan mengambil lakon Titi Banda yang menceritakan pembebasan Dewi Sita yang diculik oleh Rahwana

“Sehingga tarian ini sangat mengakomodir kearifan loka Bali serta secara tidak langsung menunjukan pilosofi yang akan terbangun di Pantai melasti,”bebernya.

Disel Astawa Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Bali ini juga menegaskan pengembangan atau pembangunan sarana Penunjang yang lainnya di DTW yang dikenal dengan keindahan Pantai dan tebingnya ini juga terus dilakukan seperti spot Prawedding dan taman Rama Sita untuk pengunjung melakukan swafoto dengan icon pantai Melasti yakni Angsa Bercinta.

“Mudah-mudahan Desember 2020 nanti dapat kita selesaikan, mengingat ini sangat penting karena akan dilalui pengunjung sebelum tiba di stage kecak,”harapnya.

Mantan Anggota DPRD Badung ini juga berharap kepada pemerintah kabupaten, Provinsi maupun pusat dalam hal ini Kementrian Pariwisata  turut serta mempromosikan DTW Pantai Melasti sebab menurut Disel Astawa adanya tarian Kecak di Pantai Melasti akan memecah kemacetan arus lalu lintas yang selama ini hanya menumpuk ke Uluwatu untuk menonton Kecak.

“Jadi Wisatawan mengetahui bahwa di Pantai Melasti juga ada pementasan tari Kecak maupun barong dengan daya tampung untuk 1000 orang,sehingga kegiatan Penerintah pun dapat dilaksanakan disini,”papar Disel Astawa sembari mengingatkan pemerintah maupun Biro Perjalan diantaranya ASITA ikut berperan dalam rangka mempromosikan Pantai Melasti yang kini jiga mementaskan Tari Kecak  yang diperkirakan dapat terlaksana pada bulan April tahun 2021.

“Paling lambat April 2021 bisa kami Grand Opening dan kita akan mengundang steakholder terkait,”pungkas Disel Astawa sambil tersenyum. (kbh6)

Related Posts