February 24, 2024
Ekonomi

Karena Skill, “Mongoh” Nyaris Tak Terdampak Pandemi

Gianyar – kabarbalihits

Di masa pandemi Covid 19, masyarakat Bali khususnya banyak terdampak, utamanya terhadap mata pencaharian.

Bagaikan seleksi alam saat ini pekerjaan yang mengandalkan skill lebih menjamin dibandingkan dengan pekerjaan yang hanya mengandalkan kemampuan bekerja secara umum.

Terlebih lagi gengsi besar-besaran terkadang membuat generasi muda hanya berpatokan kepada pekerjaan yang berada di kantoran meski penghasilan hanya sebatas upah minimum yang ditetapkan pemerintah. 

 

 

Berbeda prinsip dengan salah seorang pemuda asal Gianyar, I Nyoman Ariawan yang akrab disapa Mongoh. Meskipun pekerjaannya selalu berhadapan dengan mesin dan oli, namun penghasilannya diatas rata-rata UMK, meski saat ini Bali khususnya masih dalam keadaan krisis akibat masih merebaknya pandemi Covid 19.

Bukan hanya bengkel biasa, ariawan mereparasi khusus dinamo dan kelistrikan, serta jual beli aki membuat hidupnya menjadi berkecukupan hingga saat ini.

Dengan nada humornya, Nyoman Ariawan mengaku, pekerjaannya ini berawal bersama kakaknya yang memiliki ide untuk membuka bengkel adalah usaha yang menjanjikan.

“Sejak tahun 97 saya bersama kakak mendirikan bengkel yang bernama “Yangloni Dinamo dan Aki. Memang sejak awal berlokasi Desa Buruan Blahbatuh dan tetap eksis sampai saat ini,” ucap Mongoh sapaan akrabnya.

Selama ini bengkelnya tidak pernah sepi karena masalah kelistrikan dan instalasi kendaraan, utamanya mobil yang biasa menjadi permasalahan mampu diakali Ariawan bersama kakak dan teman temannya dengan harga jasa servis yang sangat terjangkau. 

Sementara itu, Berdasarkan pengalamannya tersebut apalagi di masa pandemi covid 19, Ariawan memotivasi anak muda untuk tetap aktif dan kreatif melakukan kegiatan yang positif utamanya dalam mencari mata pencaharian. 

“Tanpa skill masa depan tidak akan mampu terlihat, jadi kita harus punya skill”, ujar mongoh yang terkenal humor tersebut.

Baca Juga :  Masuk Dalam Survei Partai Beringin, Ini Jawaban Sekda Rai Iswara

Tidak tanggung-tanggung konsumennya selama ini tidak hanya berasal dari daerah sekitar Gianyar namun juga dari luar daerah, bahkan dari Kintamani, Bangli. (kbh2)

Related Posts