November 5, 2026
Peristiwa

Tukad Petanu, Sungai Yang Angker Dengan Berbagai Misteri

Gianyar-kabarbalihits

Begitu tenang dan indahnya Tukad Petanu tak pelak membuat orang ingin menikmati suasana sungai yang panjang tersebut. Namun dibalik itu semua, Tukad Petanu juga menyisakan berbagai pengalaman pahit dengan berbagai peristiwa hanyutnya beberapa orang, dengan kejadian terakhir 3 orang masyarakat  Desa Siangan, Gianyar, yang salah satunya yakni Ni Komang Ayu Ardani belum diketemukan selama 2 minggu lebih sejak peristiwa tersebut terjadi.

Sehingga masyarakat sekitar sudah menyatakan kawasan Sungai Petanu merupakan sungai yang angker. Bendesa Desa Adat Laplapan, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Gianyar, I Wayan Dapet, SP, sabtu (3/4) menyatakan, lokasi kejadian memang berada diwilayahnya. Bahkan menurutnya masyarakat sekitar mengakui keberadaan Sungai Petanu memiliki berbagai misteri atau angker.

“Untuk menetralisir segala sesuatu yang bersifat niskala atau tidak terlihat kasat mata, disekitar Sungai Petanu sudah dibangun beberapa tugu atau tempat menghaturkan upacara rutin oleh masyarakat sekitar. Namun jika upacara atau ritual khusus di Sungai Petanu memang tidak pernah ada selama ini. Sehingga upacara secara Hindu memang sudah digelar secara rutin, mengingat sepanjang Sungai Petanu terdapat 3 Beji atau tempat suci yang wajib di upacarai,” ucapnya.

[irp]

I Wayan Dapet memaparkan, mengingat keberadaan Desa Laplapan merupakan wilayah yang terpencil karena dekat dengan lembah, serta Sungai Petanu, maka bisa dipastikan Desa Laplapan merupakan desa tua atau bisa dikatakan desa yang angker. Dengan angkernya wilayah Desa Laplapan maka masyarakat sekitar tidak berani berucap kata-kata yang aneh diseputaran Sungai Petanu.

Sementara itu kejadian serupa sudah sering terjadi. Seperti seingat Jero Bendesa, pada tahun 1970 an, sudah terjadi masyarakat yang tenggelam saat mandi di Sungai Petanu. “Setelah lama di cari akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dan yang sering terjadi adalah di dekat jembatan tempat peristiwa terakhir, tidak hanya warga lokal, wisatawan asing pun banyak yang terjatuh ke Sungai Petanu ini, namun beberapa korban berhasil selamat,” pungkasnya. (kbh2).

Related Posts