November 3, 2026
Daerah

HUT ke-24, Paradise Indonesia Luncurkan Future Maker untuk Perluas Akses Pendidikan Inklusif

Jakarta-kabarbalihits

Memasuki usia ke-24 tahun, PT Indonesian Paradise Property Tbk (Paradise Indonesia/INPP) meluncurkan Future Maker, program keberlanjutan sosial yang berfokus pada perluasan kesempatan pendidikan bagi anak-anak. Program ini diawali dengan dukungan pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) Budi Mulia di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Mengusung kampanye #BuildingTomorrow, Future Maker mengintegrasikan pembangunan fasilitas pendidikan, pendampingan sekolah, dan keterlibatan karyawan dalam kegiatan sosial. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas kontribusi kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Program tersebut juga mengedepankan prinsip Different Needs. Same Dignity. One Future, yang menekankan pentingnya menghormati kebutuhan setiap siswa serta memberikan kesempatan belajar yang layak dan inklusif.

Langkah awal Future Maker dilakukan melalui kemitraan dengan Happy Hearts Indonesia untuk mendukung pembangunan SLB Budi Mulia Pasir Meong, Kabupaten Bandung. Program ini diarahkan untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak dengan memperhatikan kebutuhan individual siswa serta melibatkan guru dan orang tua.

“Selama 24 tahun, Paradise Indonesia tumbuh bersama dedikasi karyawan dan dukungan para pemangku kepentingan. Future Maker menjadi langkah kami untuk memperluas kontribusi tersebut melalui pendidikan. Kami ingin menghadirkan kesempatan belajar yang lebih baik bagi anak-anak sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan komunitas tempat kami beroperasi,” ujar Anthony P Susilo.

Perluas program ke delapan kota

Setelah membangun fondasi program pada 2026, Paradise Indonesia merencanakan perluasan keterlibatan unit bisnis di delapan kota pada 2027. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah, masukan mitra, dan kesiapan masing-masing unit bisnis.

Melalui Paradisers Employee Volunteer Program, karyawan berkesempatan terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari pembuatan sumber belajar, berbagi keterampilan, mendukung fasilitas pendidikan, hingga mendampingi aktivitas siswa.

Baca Juga :  Kasus Covid 19 Menurun, 3 Tempat Isoter di Denpasar Dikosongkan

Sejumlah kegiatan yang direncanakan pada 2027 meliputi permainan sensorik, olahraga edukatif, aktivitas bersama orang tua, berbagi pengetahuan dengan guru, bercerita, serta kelas seni dan budaya.

Presiden Direktur Paradise Indonesia, Andri Hadi, mengatakan keterlibatan karyawan menjadi salah satu elemen penting untuk menjaga keberlanjutan program.

“Kami mengajak karyawan di seluruh unit bisnis untuk mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing. Kepedulian yang diwujudkan secara konsisten, kerja sama lintas unit, serta kesediaan mendengarkan kebutuhan sekolah akan menjadi kekuatan Future Maker. Dengan pendekatan ini, setiap kontribusi dapat menjadi bagian dari pendampingan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Implementasi program juga dirancang menyesuaikan karakteristik setiap wilayah. Di Bandung, kontribusi unit bisnis mencakup kegiatan seni, menanam, dan partisipasi pengunjung di 23 Paskal Shopping Center.

Sementara itu, program di Batam direncanakan memadukan edukasi gizi dan aktivitas fisik dengan penghijauan sekolah, pemilahan sampah, serta pengomposan. Rincian kegiatan akan disusun bersama mitra dan komunitas penerima manfaat.

Manfaatkan limbah plastik untuk pembangunan sekolah

Selain memperluas akses pendidikan, Future Maker mengintegrasikan aspek lingkungan melalui pemanfaatan material plastik daur ulang untuk pembangunan SLB Budi Mulia di Cililin, Kabupaten Bandung.

Penggunaan blok berbahan plastik daur ulang berkualitas tinggi dirancang untuk mendukung penyediaan ruang belajar yang aman sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengelolaan limbah.

Paradise Indonesia memperkirakan pembangunan tersebut dapat membantu mengurangi sekitar 2–4 ton sampah plastik dan menekan emisi karbon hingga sekitar 10 ton.

Pendekatan ini menghubungkan pembangunan fasilitas pendidikan dengan pemanfaatan kembali material yang berpotensi menjadi sampah. Program lingkungan juga akan dilanjutkan melalui edukasi pemilahan sampah, penggunaan kembali material, pengomposan, dan berkebun yang disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan siswa.

Baca Juga :  FKUB Kuta Utara Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada Badung, Juga Apresiasi Polres Badung Jaga Kamtibmas Kondusif

Chief Corporate Communication Paradise Indonesia, Siti Utami, mengatakan Future Maker menjadi bagian dari penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan atau Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Melalui Future Maker, Paradise Indonesia mengintegrasikan pembangunan sekolah dengan implementasi ESG berkelanjutan. Penggunaan blok plastik daur ulang di SLB Budi Mulia, Cililin, Kabupaten Bandung, diproyeksikan mengurangi 2–4 ton sampah plastik dan menurunkan emisi karbon sekitar 10 ton, sekaligus menghadirkan ruang belajar yang aman dan inklusif,” ungkapnya.

Melalui Future Maker, Paradise Indonesia mengusung semangat Building Tomorrow Together dengan menempatkan kolaborasi sebagai landasan program. Keterlibatan sekolah, orang tua, mitra, dan karyawan diharapkan dapat memastikan dukungan yang diberikan sesuai kebutuhan sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (r)

Related Posts