PKKMB 2026 Unwar Tegaskan Jati Diri sebagai Kampus Kebangsaan
Denpasar-kabarbalihits
Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Warmadewa (Unwar) tahun 2026 memiliki makna khusus. Selain menjadi momentum bagi mahasiswa baru mengenal lingkungan akademik dan kehidupan kampus, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas Unwar sebagai Kampus Kebangsaan.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan Unwar, Prof. Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum., mengatakan predikat Kampus Kebangsaan yang diberikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menjadi landasan penting dalam penyelenggaraan PKKMB tahun ini.
Menurutnya, semangat kebangsaan tercermin dari keberagaman asal daerah mahasiswa baru yang bergabung dengan Unwar. Mereka tidak hanya berasal dari Bali, tetapi juga dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Papua, Nusa Tenggara Timur, Jawa, Jakarta, Kalimantan hingga Sulawesi. “Ini menunjukkan bahwa Kampus Kebangsaan Universitas Warmadewa telah terwujud,” ujar Prof. Sujana.
Ia menjelaskan, keberagaman mahasiswa tersebut menjadi kekuatan tersendiri bagi Unwar dalam membangun lingkungan pendidikan tinggi yang inklusif sekaligus menanamkan nilai-nilai persatuan dan kebangsaan. Semangat tersebut juga diwujudkan melalui materi-materi yang diberikan selama PKKMB. Mahasiswa baru dibekali pemahaman mengenai pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), wawasan nusantara, bela negara, serta bahaya intoleransi, terorisme dan radikalisme.
“Materi-materi ini menjadi bagian penting untuk memperkuat identitas Unwar sebagai Kampus Kebangsaan,” jelasnya.
Dalam memberikan materi kebangsaan, Unwar juga menggandeng sejumlah pihak yang memiliki kompetensi di bidang tersebut. Di antaranya melibatkan Lemhannas dan unsur TNI, sehingga mahasiswa baru mendapatkan perspektif yang lebih luas mengenai wawasan kebangsaan, ketahanan nasional dan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Tidak hanya persoalan kebangsaan, perhatian terhadap pembentukan karakter mahasiswa juga diarahkan pada pencegahan penyalahgunaan narkoba. Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali turut dilibatkan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya narkotika sekaligus mendorong terciptanya lingkungan perguruan tinggi yang bersih dan bebas dari narkoba.
Pada hari kedua PKKMB, materi diisi oleh Pangdam IX/Udayana yang diwakili oleh Letkol Inf. I Wayan Suwitantra, S.I.P., selaku Pabandya Komsos Stersam IX/Udayana, dengan langsung dimoderatori oleh Prof. Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum serta sejumlah narasumber lainnya.
Prof. Sujana menegaskan, pembentukan mahasiswa tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Mahasiswa juga perlu memiliki karakter, wawasan kebangsaan, kepedulian sosial serta kemampuan menjaga diri dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Di sisi lain, Unwar juga terus memperkuat hubungan dengan para alumninya. Sejak berdiri pada 1984, jumlah alumni Unwar kini telah mencapai sekitar 48 ribu orang yang tersebar di berbagai daerah dan bidang profesi. Penguatan jejaring alumni tersebut turut ditandai dengan perubahan nama organisasi alumni yang sebelumnya dikenal sebagai Ikadewa menjadi Keluarga Besar Alumni Warmadewa (Kabawar).
Prof. Sujana mengatakan, perubahan nama tersebut dimaksudkan untuk semakin menegaskan konsep keluarga besar alumni yang menaungi seluruh lulusan Unwar dari berbagai angkatan. “Konsepnya adalah keluarga besar alumni Warmadewa, sehingga seluruh angkatan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Warmadewa,” katanya.
Untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi alumni, Unwar melalui Kabawar juga mengembangkan kerja sama dengan BNI. Salah satu bentuknya adalah pengembangan kartu Kabawar yang diarahkan untuk mendukung berbagai layanan perbankan bagi alumni. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat ikatan emosional antara alumni dengan almamater, tetapi juga membangun ekosistem alumni yang lebih aktif, produktif dan saling memberikan manfaat.
Dengan demikian, PKKMB Unwar 2026 tidak sekadar menjadi gerbang awal mahasiswa baru memasuki dunia perguruan tinggi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai kebangsaan sejak dini sekaligus memperkenalkan Warmadewa sebagai kampus yang menjunjung tinggi persatuan, keberagaman dan semangat menjaga keutuhan NKRI.(kbh2)


