November 5, 2026
Olahraga Pendidikan

17 Tahun Elizabeth International, Ribuan Peserta Meriahkan EZZY Run 2026

Denpasar – kabarbalihits

Ribuan peserta memadati kawasan Car Free Day (CFD) Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (30/8/2026), dalam gelaran EZZY Run 2026 #runnervation yang diselenggarakan Elizabeth International Hotel and Business School.

Mengusung tema “Run, Root, Restore”, kegiatan tahunan tersebut tidak hanya mengajak masyarakat berolahraga, tetapi juga menggabungkan semangat pendidikan, pemberdayaan UMKM, hiburan, hingga aksi nyata pelestarian lingkungan.

Director of Elizabeth International Hotel and Business School, Putu Sri Budani, mengatakan EZZY Run merupakan salah satu kegiatan flagship yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Menariknya, penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa Program 2 tahun, khususnya Hotel Management dan Hotel Supervision Management.

Mahasiswa diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam merancang dan mengorganisasi sebuah event sebagai bagian dari persyaratan kelulusan.

“kegiatan ini adalah kegiatan flagship yang setiap tahun kami adakan. Tetapi kegiatan ini diadakan oleh anak-anak program dua tahun. Mereka mengadakan kegiatan ini sebagai syarat kelulusan dan bagaimana caranya supaya mereka paham mengorganize sebuah event,” ujar Putu Sri Budani.

Meski demikian, pihak manajemen dan para pembina tetap melakukan pendampingan serta supervisi terhadap mahasiswa selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

Menurut Putu Sri Budani, EZZY Run 2026 menjadi spesial karena bertepatan dengan peringatan 17 tahun Elizabeth International. Jika pada tahun-tahun sebelumnya hanya menghadirkan kategori lari 5 kilometer, tahun ini peserta dapat memilih kategori 7K Fun Run dan 10K Race Run.

Pemilihan kategori 7K dan 10K tersebut juga memiliki makna tersendiri sebagai bagian dari perayaan perjalanan Elizabeth International yang telah memasuki usia 17 tahun.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut pun cukup tinggi. Sekitar 2.100 peserta mengikuti EZZY Run 2026, mulai dari mahasiswa, staf dan manajemen Elizabeth International, masyarakat umum hingga warga negara asing.

Salah satu hal yang membedakan EZZY Run dengan kegiatan lari lainnya adalah komitmen sosial dan lingkungan yang dibawa dalam setiap penyelenggaraannya.

Seluruh profit dari kegiatan EZZY Run 2026 akan disumbangkan untuk kegiatan sosial. Tahun ini, Elizabeth International bekerja sama dengan startup Bendega untuk melakukan aksi konservasi mangrove.

Sebanyak 500 pohon mangrove akan ditanam di wilayah Jimbaran sebagai bagian dari kontribusi nyata kegiatan tersebut terhadap pelestarian lingkungan.

“setiap tahun kegiatan EZZY Run ini profitnya akan disumbangkan. Tahun ini kami bekerja sama dengan Bendega dan akan melakukan penanaman bakau. Ada 500 pohon mangrove yang akan kita sumbangkan dan ditanamkan,” jelasnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan tema Run, Root, Restore, yang mengajak peserta tidak hanya bergerak untuk kesehatan, tetapi juga ikut memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Selain kegiatan lari, EZZY Run 2026 juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan menjual produk mereka kepada masyarakat.

Tercatat sebanyak 26 booth UMKM ikut meramaikan kegiatan tersebut. Sejumlah booth bahkan dikelola langsung oleh mahasiswa Elizabeth International.

Menurut Putu Sri Budani, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan UMKM tersebut juga merupakan bagian dari pembelajaran kewirausahaan. Sebelum kegiatan berlangsung, mahasiswa mendapatkan pendampingan, termasuk mengenai bagaimana melakukan pitching dan menjalankan usaha.

“EZZY Run ini bukan hanya berlari, tetapi kami juga menyertakan UMKM. Tahun ini ada 26 booth, termasuk booth anak-anak Elizabeth International yang mereka jualan di sini,” katanya.

Pemilihan kawasan CFD Renon sebagai lokasi EZZY Run 2026 juga bukan tanpa alasan. Putu Sri Budani menilai kawasan tersebut memiliki posisi yang strategis dan berada di tengah Kota Denpasar.

Selain memiliki area yang luas, penyelenggaraan kegiatan di kawasan CFD dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap aktivitas masyarakat dan ekonomi lokal.

“Renon itu posisinya di tengah-tengah dan luas. Kami justru ingin lebih meramaikan CFD. Orang-orang bisa belanja dan UMKM yang ada di sini juga mendapatkan manfaat. Jadi saling mendukung,” pungkasnya.

Memasuki usia ke-17 tahun, Elizabeth International terus berkomitmen menjaga kualitas pendidikan hospitality serta menghasilkan lulusan yang siap bersaing di industri.

Putu Sri Budani mengatakan perjalanan selama 17 tahun menjadi momentum bagi Elizabeth International untuk terus berkembang dari fase remaja menuju institusi yang semakin matang.

Ia berharap Elizabeth International tetap menjaga kualitas, kepercayaan masyarakat, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri.

“harapan saya Elizabeth International tetap bisa menjaga marwah, tetap bisa menjadi salah satu kampus hospitality di Bali yang menjaga kualitas. Outcome tetap diterima di industri dan kepercayaan masyarakat tetap bisa terjaga,” ujarnya.

Setiap tahun, Elizabeth International menghasilkan lebih dari seribu lulusan. Pada tahun ini, jumlah lulusan diperkirakan mencapai sekitar 1.200 orang.

Menurutnya, sekitar 80 hingga 90 persen lulusan telah terserap di dunia industri, sementara sebagian lainnya masih mempersiapkan diri untuk melanjutkan karier, termasuk bekerja di luar negeri.

Elizabeth International sendiri saat ini memiliki tiga lokasi kampus, yakni di Denpasar, Gianyar dan Nusa Dua. Untuk tenaga pengajar, banyak instruktur yang berasal langsung dari kalangan profesional dan praktisi industri.

Para praktisi tersebut kemudian mendapatkan pembekalan dan sertifikasi metodologi pengajaran sebelum menjalankan peran sebagai instruktur. (kbh1)

Related Posts