
Pentingnya Kemampuan Bahasa Inggris Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Wisata Desa
Penulis : Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm) Kementrian Pendidikan, Sains Dan Teknologi Tahun Anggaran 2026
Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pengembangan pariwisata desa wisata ekologi berbasis komunitas memiliki posisi yang sangat strategis dalam menggerakkan partisipasi masyarakat lokal secara berkelanjutan. Pokdarwis berfungsi sebagai aktor utama yang menjembatani kepentingan masyarakat dengan pemerintahmaupun pihak eksternal dalam pengelolaan potensi wisata berbasis ekologi.
Dalam konteks desa wisata ekologi, Pokdarwis tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga pada upaya pelestarian lingkungan, konservasi sumber daya alam, serta penguatan nilai-nilai budaya lokal. Keberadaan Pokdarwis mendorong terbentuknya kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga keberlanjutan ekosistem sebagai bagian dari daya tarik wisata. Selain itu, Pokdarwis juga berperan dalam mengembangkan konsep wisata yang ramah lingkungan seperti eco-tourism, edukasi lingkungan, dan pengelolaan sampah berbasis komunitas. Dengan demikian, Pokdarwis menjadi motor penggerak utama dalam memastikan bahwa pengembangan pariwisata tidak merusak keseimbangan alam, tetapi justru memperkuatnya sebagai aset ekonomi dan sosial masyarakat desa.
Kemampuan berbahasa Inggris memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas layanan pariwisata, terutama di desa wisata yang menerima kunjungan wisatawan mancanegara. Dengan menguasai bahasa Inggris, anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dapat memberikan informasi tentang objek wisata, fasilitas, aturan, dan kegiatan wisata dengan lebih jelas sehingga wisatawan lebih mudah memahami informasi yang diberikan.
Dalam kegiatan pemanduan wisata, kemampuan berbahasa Inggris membantu pemandu menjelaskan sejarah, budaya, potensi alam, dan keunikan desa kepada wisatawan asing dengan lebih baik. Selain itu, kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris juga mendukung pelayanan yang lebih ramah, cepat, dan tepat sesuai kebutuhan wisatawan, sehingga dapat meningkatkan kepuasan mereka selama berkunjung. Bahasa Inggris juga memudahkan Pokdarwis dalam memperkenalkan budaya lokal, tradisi masyarakat, serta pentingnya menjaga lingkungan kepada wisatawan internasional. Dengan demikian, peningkatan kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat citra desa wisata, dan mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Peningkatan kemampuan bahasa Inggris anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dapat dilakukan melalui berbagai strategi yang melibatkan berbagai pihak. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi untuk menyelenggarakan pelatihan, pendampingan, atau program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada bahasa Inggris untuk pariwisata. Selain itu, pelatihan English for Tourism perlu diberikan secara rutin agar anggota Pokdarwis memiliki kemampuan berkomunikasi yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan wisata, seperti menyambut wisatawan, memberikan informasi, dan menjadi pemandu wisata.
Pemanfaatan aplikasi pembelajaran digital juga dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara mandiri karena mudah diakses kapan saja dan di mana saja. Di tingkat masyarakat, program pendampingan bahasa berbasis komunitas dapat dilakukan melalui kegiatan belajar bersama, praktik percakapan, atau keterlibatan relawan yang memiliki kemampuan bahasa Inggris. Di samping itu, dukungan pemerintah melalui penyediaan pelatihan, pendanaan, fasilitas belajar, serta kerja sama dengan lembaga pendidikan dan pelaku industri pariwisata sangat diperlukan untuk memastikan peningkatan kompetensi bahasa Inggris dapat berlangsung secara berkelanjutan. Melalui berbagai strategi tersebut, kemampuan bahasa Inggris anggota Pokdarwis diharapkan semakin meningkat sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih profesional dan mendukung daya saing desa wisata.


