November 4, 2026
Ekonomi

Rakerda BKS -LPD Bali, Komit Eksistensi dan Kelanjutan LPD Adaptif di Era Digital

Denpasar – kabarbalihits

Rapat Kerja Daerah Badan Kerja Sama Lembaga Perkreditan Desa (Rakerda BKS -LPD) Provinsi Bali Tahun 2026 dilaksanakan di Hotel Puri Nusa Indah Jalan Waribang Denpasar, Jumat (12/5/2026).

Adapun tema Rakerda BKS – LPD Provinsi Bali tahun 2026, “Melalui Rakerda BKS -LPD Provinsi Bali Kita Perkuat Persatuan dan Kebersamaan Menjaga Eksistensi Perekonomian Desa Adat Menuju Shanti dan Jagadhita”.

Kegiatan dibuka Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali, I G.A.K. Kartika Jaya Seputra.

Turut hadir perwakilan Bank BPD Bali, Perwakilan PT. Jamkrida Bali Mandara, Perwakilan BPR Kanti dan undangan lainnnya.

Ketua Umum Badan Kerjasama Lembaga Perkreditan Desa (BKS-LPD) Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan, SH, M.Si yang ditemui disela acara menyampaikan, dalam rakerda ini membahas tiga agenda utama yakni evaluasi kegiatan selama satu tahun lalu sekaligus mencari solusi atau hambatan yang dihadapi, menyusun rencana kerja ditahun mendatang termasuk mengkoordinasikan/mensinergikan kegiatan BKS -LPD provinsi, kota dan kabupaten.

“Rakerda ini adalah kegiatan rutin yang kami lakukan setahun sekali sekaligus ajang demokrasi yang sesungguhnya untuk mendengarkan masukan saran dari para pengurus, dan kami di BKS LPD tentu akan menampungnya dan mencarikan solusi,”ungkapnya.

Adapun sumber dana dari kegiatan Rakerda ke -4 pada Kepengurusan BKS -LPD Provinsi Bali masa bakti 2022 -2027, lanjut Nyoman Cendikiawan berasal dari LPD yang menyetorkan dana 5 persen pada Lembaga Pemberdayaan Lembaga Perkreditan Desa (LPLPD), yang selanjutnya dikelola untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan salah satunya rakerda.
“Terima kasih kepada tokoh masyarakat, pemerintah dan masyarakat Bali yang sudah sejak awal menjaga keberdaan LPD,” ucapnya.

Nyoman Cendikiawan kembali menegaskan komitmennya untuk senantiasa menjaga eksistensi dan kelanjutan LPD sebagai lembaga keuangan milik adat yang telah berusia 42 tahun. LPD tegas Nyoman Cendikiawan diharapkan dapat mengikuti perkembangan sekarang ini khususnya teknologi dan digitalisasi.

Baca Juga :  Belasan Ribu Peserta Didik Baru di Badung Ikuti MPLS Ramah 2026/2027

“Jadi lihatlah, LPD dari “AWAN” yakni Atita, Wartamana dan Nagata. Atita masa lalu, Wartamana masa sekarang dan Nagata masa yang akan datang, jadi melihat LPD secara komprehenship artinya baik masa sebelumnya, keadaan saat ini dan masa yang akan datang ,”tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali, I G.A.K. Kartika Jaya Seputra dalam sambutannya menyatakan memberi apresiasi terselenggaranya Rakerda BKS -LPD Provinsi Bali sebagai agenda rutin organisasi sekaligus ruang yang sangat penting untuk melakukan evaluasi, menyusun arah kebiakan serta memperkuat peran BKS -LPD dalam mendukung program LPD di Bali.

“LPD merupakan salah satunya lembaga ekonomi adat yang memiliki peran sangat penting bagi desa adat di Bali. LPD bukan sekedar lembaga keuangan, namun bagian dari siatem sosial, ekonomi dan adat yang tumbuh di desa adat , dikelola oleh desa adat dan hasilnya diharapkan kembali memberikan manfaat bagi krama dan pembangunan desa adat,”ujarnya.

Adapun rakerda ini berlangsung sehari dengan peserta sebanyak 95 orang peserta yang berasal dari Pamucuk LPD se -Bali sekaligus merupakan pengurus BKS LPD Provinsi Bali. Kbh6.

Related Posts