November 3, 2026
Daerah Seni Budaya

Bali Menanti Kepastian Prabowo Buka PKB 2026

Denpasar – kabarbalihits

Pemerintah Provinsi Bali masih menantikan kepastian kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka secara resmi Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Meski belum ada jawaban resmi dari Istana, surat permohonan yang diajukan Pemprov Bali dikabarkan telah diterima Presiden.

Ketua Panitia PKB 2026 yang juga Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana, mengatakan pihaknya terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak di Jakarta untuk memperoleh perkembangan terkait undangan tersebut.

“per hari kemarin, (Kamis 5 Juni 2026) kami mendapatkan informasi bahwa surat sudah diterima oleh Bapak Presiden. Namun belum ada disposisi ataupun informasi apakah beliau akan hadir atau surat itu akan diturunkan kepada pihak lain,” ujar Ida Bagus Alit Suryana, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, Pemprov Bali menempuh jalur formal untuk mengundang kepala negara menghadiri pembukaan ajang budaya terbesar di Pulau Dewata tersebut. Bahkan dirinya secara langsung menyerahkan surat ke Kementerian Sekretariat Negara sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah.

“saya sendiri membawa surat langsung ke Setneg. Artinya bagaimana keseriusan kami agar Bapak Presiden berkenan hadir dan membuka Pesta Kesenian Bali ini,” katanya.

Meski hingga kini belum ada kepastian mengenai siapa yang akan mewakili pemerintah pusat dalam pembukaan nanti, komunikasi terus dilakukan melalui Badan Penghubung Provinsi Bali di Jakarta maupun pihak yang menangani surat-menyurat di lingkungan Sekretariat Negara.

“kami terus berkomunikasi dengan pihak yang menangani surat di Setneg dan Badan Penghubung Bali di Jakarta. Sampai saat ini memang belum ada informasi siapa yang akan hadir,” tambahnya.

PKB XLVIII Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama sebulan penuh, mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2026 di Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center) Denpasar. Sementara pembukaan dan pawai budaya atau Peed Aya akan dipusatkan di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi), Renon, Denpasar.

Baca Juga :  Bupati Serahkan Mangupura Award, Badung Festival Inovasi, dan Adi Karya Nugraha Tahun 2025, Dirangkaikan Dengan Peluncurkan Badung BRILIAN

Tahun ini PKB mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, yang bermakna pemuliaan dan penyucian jiwa manusia menuju kesempurnaan yang paripurna, jernih, dan suci. Seluruh sajian seni, mulai dari tari, tabuh, musik, tembang hingga berbagai karya kreatif lainnya akan mengacu pada tema tersebut.

Selain menjadi ruang pelestarian budaya Bali, PKB 2026 juga memperkuat jejaring budaya internasional melalui Bali World Culture Celebration (BWCC). Sebanyak 10 kelompok seni mancanegara yang melibatkan sekitar 260 seniman dari Amerika Serikat, China, Timor Leste, Korea Selatan, Jepang, India, dan Hong Kong dijadwalkan tampil selama festival berlangsung.

Partisipasi Nusantara juga meningkat signifikan dengan keterlibatan 955 peserta dari berbagai daerah seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Banten, hingga Kalimantan Tengah.

Salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat adalah pawai budaya Peed Aya yang akan melibatkan lebih dari 20 ribu seniman. Sebanyak sembilan kabupaten dan kota se-Bali akan menampilkan garapan seni kolosal, tradisi daerah, hingga cerita rakyat khas masing-masing wilayah.

Peed Aya tahun ini akan dibuka dengan Tari Siwa Nataraja dan menampilkan kekayaan budaya Bali dalam format yang lebih padat dan atraktif. Pawai akan mengambil rute dari pertigaan Jalan Ir. H. Juanda melintasi Jalan Kusuma Atmaja di kawasan Renon.

Dengan gaung yang semakin mendunia dan keterlibatan puluhan ribu seniman, kehadiran Presiden Prabowo pada pembukaan PKB 2026 dinilai akan menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Bali sebagai pusat kebudayaan Indonesia di mata dunia. (kbh1)

Related Posts