April 30, 2026
Nasional

Dukung Ketahanan Energi Nasional, Menteri Nusron Siapkan 849 Ribu Hektare Lahan untuk Infrastruktur Energi

Jakarta-kabarbalihits

Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan ketahanan energi nasional melalui sinergi lintas sektor. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan dukungan penuh Kementerian ATR/BPN terhadap Program Strategis Nasional di bidang energi, khususnya dalam transisi menuju energi terbarukan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Transisi Energi Terbarukan dan Konversi Kendaraan Listrik yang digelar di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta, pada Rabu (11/03/2026).

Dalam forum tersebut, Menteri Nusron menekankan bahwa sektor pertanahan memiliki peran krusial dalam mendukung pembangunan infrastruktur energi. Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah penyediaan lahan strategis yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan proyek-proyek energi nasional.

“ATR/BPN siap mendukung ketahanan energi melalui penyediaan lahan dan kepastian tata ruang, sehingga pembangunan infrastruktur energi dapat berjalan lebih cepat dan terarah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, potensi lahan yang dapat dimanfaatkan berasal dari Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB) yang tidak diperpanjang. Secara nasional, luas lahan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 849.000 hektare. Lahan ini dinilai sangat potensial untuk mendukung berbagai proyek strategis, mulai dari pembangkit energi hingga infrastruktur pendukung lainnya.

Selain penyediaan lahan, Kementerian ATR/BPN juga berperan dalam mempercepat proses perizinan pemanfaatan ruang. Salah satu instrumen penting yang didorong adalah penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), yang menjadi dasar dalam proses perizinan pembangunan infrastruktur energi.

Melalui mekanisme ini, pemerintah berupaya memberikan kepastian hukum dan mempercepat realisasi investasi di sektor energi, termasuk pengembangan energi baru dan terbarukan serta percepatan konversi kendaraan listrik di Indonesia.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Dengan dukungan sektor pertanahan dan tata ruang yang kuat, diharapkan berbagai proyek energi strategis dapat terealisasi secara optimal dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Menteri ATR/BPN Lantik 24 Pejabat Struktural, Ingatkan Pentingnya Pelayanan dengan Hati

Sinergi antara Kementerian ATR/BPN dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci penting dalam memastikan keberhasilan program ketahanan energi nasional. Pemerintah pun optimistis, dengan dukungan lintas sektor yang solid, target pembangunan energi berkelanjutan dapat tercapai sesuai rencana.(r)

Related Posts