
Mobil Run The Island Usung Lari Tanpa Kompetisi, Fokus Kesehatan Mental
Badung-kabarbalihits
Didukung penuh oleh Mobil™ Lubricants, ajang Mobil Run The Island hadir bukan sekadar sebagai event olahraga, melainkan pernyataan gaya hidup yang memadukan kesehatan mental, lifestyle, dan industri otomotif.
Acara ini digelar melalui kolaborasi dengan MStyle Indonesia dan mengusung konsep lari tanpa kompetisi, pada Minggu pagi (1/2/2026).
Founder MStyle Indonesia, Muthia Ruskandar, menjelaskan bahwa Mobil Run The Island merupakan kelanjutan dari ideologi MStyle yang sejak awal berfokus pada kesehatan mental. Menurutnya, lari dipilih karena kesederhanaannya, namun memiliki dampak besar bagi kesejahteraan psikologis.
“Dari banyak studi yang berkembang, lari sangat membantu kesehatan mental. Tingkat stres bisa turun secara signifikan, dan yang terpenting, olahraga ini bisa dilakukan siapa saja, tanpa alat dan tanpa kebutuhan khusus,” ujarnya.
Muthia menambahkan, MStyle secara sadar menghindari pendekatan kompetitif dalam acara ini. Konsep no race diterapkan dengan meniadakan podium dan sistem juara, agar peserta tidak terbebani oleh standar pencapaian.
“Kami ingin menurunkan ekspektasi untuk selalu sempurna. Di sini, orang berlari untuk pengalaman, untuk hadir apa adanya. Tidak perlu validasi, tidak harus menjadi yang terbaik,” katanya.
Pendekatan tersebut sejalan dengan filosofi utama MStyle, Diversity Beyond Perfection, sebuah perspektif kesehatan mental yang menantang definisi wellness yang seragam. Di tengah dunia yang kerap mengukur nilai melalui kecepatan dan pencapaian, filosofi ini mengajak setiap individu untuk bergerak sesuai ritme personalnya.
Antusiasme peserta pun mencerminkan semangat tersebut. Dari lebih dari seribu pelari yang ambil bagian, banyak di antaranya merupakan pelari pemula, bahkan baru pertama kali mengenal dunia lari.
Hal ini menegaskan bahwa Mobil Run The Island dirancang sebagai ruang aman untuk memulai, bukan arena pembuktian.
“Biar mereka fun dulu dengan lari itu sendiri. Pelan-pelan, mereka akan menemukan olahraga yang paling mendukung kesehatan mental mereka,” tambah Muthia.
Dalam pelaksanaannya, lebih dari seribu peserta dibagi ke dalam dua pilihan rute, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer. Rute 5 km sepenuhnya berada di dalam kawasan ITDC Nusa Dua, sementara rute 10 km membawa peserta keluar sejenak dari area ITDC sebelum kembali ke titik akhir. Meski berbeda jarak, start dan finish seluruh peserta tetap terpusat di depan Kantor ITDC Nusa Dua.
Pemilihan kawasan ITDC Nusa Dua dinilai tepat karena menawarkan tingkat kenyamanan yang lebih tinggi dibandingkan lintasan di area permukiman. Dari sisi keamanan, tata ruang, hingga suasana lingkungan, kawasan ini memberikan lintasan yang lebih tertata, tenang, dan mendukung pengalaman lari yang lebih fokus serta menyenangkan.
Menariknya, dari total peserta yang hadir, sekitar 60 persen memilih menempuh jarak 10 kilometer. Pilihan tersebut mencerminkan keinginan peserta untuk menikmati pengalaman lari yang lebih panjang, sejalan dengan konsep acara yang menekankan proses, kesadaran, dan pengalaman batin, bukan semata-mata kecepatan atau kompetisi.
Ke depan, MStyle membuka peluang menjadikan Mobil Run The Island sebagai agenda tahunan, dengan skala dan format yang terus disesuaikan berdasarkan antusiasme serta masukan komunitas.
“Kami selalu membuat event dengan mendengarkan komunitas, bukan hanya dari sudut pandang kami sendiri. Jika ke depan memungkinkan berkembang ke format lain, termasuk race, tentu akan kami pertimbangkan,” tutup Muthia.
Mobil Run The Island pun menjadi pengingat bahwa kesejahteraan tidak selalu lahir dari percepatan, melainkan dari kesadaran, bahwa hadir sepenuhnya dalam setiap langkah adalah bentuk kekuatan tersendiri. (kbh1)


