January 31, 2026
Pendidikan

FKIK Unwar Gelar Penyuluhan Deteksi Dini Kanker Serviks bagi Karyawati W Hotel Seminyak, 90 Persen Peserta Siap Skrining Berkala

Badung-kabarbalihits

Upaya pencegahan kanker serviks terus diperkuat melalui edukasi dan skrining sejak dini. Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) menggelar kegiatan penyuluhan deteksi dini kanker serviks bagi karyawati W Hotel Seminyak, Kuta, Badung. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran pekerja perempuan terhadap pentingnya pemeriksaan rutin melalui metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) dan Pap Smear.

Kegiatan penyuluhan ini menyasar lingkungan kerja perhotelan karena dinilai memiliki jumlah tenaga kerja perempuan yang cukup besar. Berdasarkan laporan pelaksana, sekitar 60 persen karyawan W Hotel Seminyak merupakan pekerja wanita yang berhak memperoleh akses layanan kesehatan kewanitaan selain pemeriksaan kesehatan umum. Kondisi tersebut menjadi dasar pentingnya intervensi edukatif yang terstruktur dan berkelanjutan.

Program PKM FKIK Unwar juga melibatkan Bidan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Badung sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan dan tindak lanjut layanan deteksi dini. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kesinambungan program skrining kanker serviks di wilayah kerja mitra, termasuk menjangkau sektor perhotelan yang selama ini belum sepenuhnya tersentuh program rutin.

Tim PKM FKIK Unwar memberikan edukasi IVA dan Pap Smear sebagai langkah pencegahan kanker serviks. (Dok. PKM FKIK Unwar)

Tim PKM FKIK Unwar memberikan edukasi IVA dan Pap Smear sebagai langkah pencegahan kanker serviks. (Dok. PKM FKIK Unwar)

Pada tahap awal, tim pelaksana memberikan sosialisasi menyeluruh mengenai tujuan program sekaligus penguatan materi tentang pentingnya deteksi dini untuk menekan risiko kanker serviks stadium lanjut. Dari hasil analisis kebutuhan yang dilakukan sebelum kegiatan, ditemukan bahwa sebagian karyawati belum pernah menjalani pemeriksaan IVA maupun Pap Smear. Selain itu, paparan rutin mengenai deteksi dini kanker serviks juga belum berjalan optimal di sejumlah hotel di kawasan Seminyak, termasuk di lokasi kegiatan.

Baca Juga :  Bawaslu Badung Petakan Ratusan TPS Rawan, Rachmat : Kita Beri Atensi Khusus!

Materi penyuluhan disampaikan melalui dialog interaktif agar peserta lebih mudah memahami informasi yang diberikan. Tim juga menerapkan pendekatan Peer Education, di mana peserta didorong menjadi agen edukasi bagi rekan kerja di lingkungannya. Pendekatan ini dinilai efektif untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus membangun budaya saling mengingatkan terkait pentingnya pemeriksaan kesehatan reproduksi.

Selain sesi edukasi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyediaan bilik konseling untuk mendukung kenyamanan peserta saat melakukan konsultasi pribadi. Fasilitas tersebut dirancang tetap representatif meskipun berada di ruang terbatas. Bilik konseling tidak hanya dimanfaatkan untuk diskusi terkait deteksi dini kanker serviks, tetapi juga dapat digunakan untuk konsultasi masalah kesehatan lainnya secara berkelanjutan.

Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan respons positif dari peserta. Berdasarkan wawancara pasca-kegiatan, sekitar 90 persen peserta menyatakan antusias serta berkomitmen mengikuti pemeriksaan deteksi dini kanker serviks secara berkala. Pihak mitra juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi tindak lanjut, termasuk membantu mengarahkan karyawati yang ingin melakukan konsultasi maupun skrining lanjutan.

Melalui kegiatan ini, FKIK Unwar berharap kesadaran deteksi dini kanker serviks di lingkungan kerja semakin meningkat, sehingga pencegahan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko kasus stadium lanjut dapat ditekan secara signifikan. Program serupa direncanakan terus diperluas dengan melibatkan lebih banyak mitra di berbagai sektor. (r)

Related Posts