January 28, 2026
Pendidikan

Fakultas Pascasarjana Unwar Gelar Seminar Internasional Bahas Tantangan Pariwisata Bali

Denpasar-kabarbalihits

Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) menyelenggarakan International Seminar bertajuk “Bali Tourism at a Crossroads: Environmental Crisis, Overcapacity, and Global Challenges” pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sriwijaya Mahadewi, Lantai 4 Gedung Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa, serta dilaksanakan secara hybrid melalui platform Zoom Meeting.

Seminar internasional tersebut menjadi wadah diskusi akademik untuk membahas berbagai tantangan strategis yang dihadapi sektor pariwisata Bali, khususnya terkait krisis lingkungan, persoalan overkapasitas wisatawan, serta dinamika global yang semakin kompleks. Isu-isu tersebut dinilai penting untuk dikaji secara mendalam guna merumuskan arah pembangunan pariwisata Bali yang lebih berkelanjutan.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari dalam dan luar negeri, di antaranya Prof. Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. dari Universitas Warmadewa, Prof. Romeo M. Sumayo, Ph.D. dari University of Nueva Caceres Filipina, Prof. Kim Soo-il dari Busan University of Foreign Studies Korea Selatan, Assoc. Prof. Dr. Rohani Mohd Shah dari Universiti Teknologi MARA Malaysia, Dr. Adolmando Soares Amaral dari Universidade da Paz Timor-Leste, serta Prof. Dr. Ni Luh Mahendrawati, S.H., M.Hum., pakar hukum bisnis Universitas Warmadewa.

Dekan Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ni Luh Mahendrawati, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan seminar internasional ini merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam mendukung visi Universitas Warmadewa sebagai perguruan tinggi berorientasi global. Menurutnya, tema yang diangkat mencerminkan kondisi pariwisata Bali yang saat ini berada pada persimpangan jalan.

“Bali dikenal sebagai destinasi pariwisata dunia yang memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Namun, krisis lingkungan, persoalan overkapasitas, serta tantangan global menuntut adanya solusi pengelolaan pariwisata yang lebih komprehensif, kolaboratif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga :  Diamond International Hotel and Cruise Line Gelar ‘Diamond 3rd Graduation’ Secara Outdoor

Ia menambahkan bahwa melalui forum akademik ini, para akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan diharapkan dapat bertukar gagasan serta merumuskan pemikiran strategis mengenai masa depan pariwisata Bali. Selain itu, seminar ini diharapkan memberikan manfaat bagi pemerintah, pelaku industri pariwisata, investor, serta masyarakat luas.

Lebih lanjut, Prof. Ni Luh Mahendrawati menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi kerja sama internasional Universitas Warmadewa dengan berbagai perguruan tinggi mitra, seperti Universiti Teknologi MARA Malaysia, University of Nueva Caceres Filipina, Universidade da Paz Timor-Leste, dan Busan University of Foreign Studies Korea Selatan. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui berbagai program akademik, mulai dari guest lecture, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga program pengabdian masyarakat internasional.

Sementara itu, Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., menegaskan bahwa seminar internasional ini memiliki nilai strategis bagi pengembangan akademik di lingkungan Pascasarjana Unwar yang saat ini menaungi 10 program magister dan satu program doktor. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui forum internasional yang relevan dengan pembangunan pariwisata Bali.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta dampak pembelajaran yang signifikan serta mendukung visi Universitas Warmadewa, yakni Go Global 2034,” katanya.

Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., turut mengapresiasi penyelenggaraan seminar ini. Ia menilai bahwa pembangunan pariwisata Bali perlu dikaji secara kritis agar tidak terjebak pada kapitalisasi berlebihan yang berpotensi merusak lingkungan dan mengikis nilai budaya.

Ia mendorong pergeseran paradigma dari konsep sustainable tourism menuju regenerative tourism, yaitu pariwisata yang tidak hanya menjaga keberlanjutan, tetapi juga berorientasi pada pemulihan alam, budaya, dan lingkungan sosial masyarakat.

Baca Juga :  Tim PPK Ormawa Universitas Udayana Ikuti Monev Pelaksanaan PPK Ormawa Menuju Abdidaya

Melalui seminar internasional ini, Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa berharap dapat memberikan kontribusi pemikiran strategis dalam memperkuat posisi Bali sebagai destinasi pariwisata berkelas internasional yang berwawasan lingkungan dan budaya. (Kbh2)

Related Posts