
Influencer Rusia Kembali Dilaporkan ke Polda Bali Terkait Dugaan Investasi Vila
Denpasar-kabarbalihits
Polda Bali kembali menerima laporan dari sejumlah warga negara asing (WNA) yang mengaku menjadi korban dugaan penipuan investasi pembangunan vila di Bali.
Terlapor dalam kasus ini adalah seorang influencer asal Rusia, Sergei Domogatsky, yang dikenal di media sosial dengan nama Mr. Terimakasih. Kasus ini disebut telah menjadi perhatian Mabes Polri dan seluruh laporan dipastikan diproses secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, saat ditemui di Mapolda Bali, Senin (12/1/2026), membenarkan adanya laporan baru dari beberapa WNA terkait dugaan penipuan investasi tersebut. Menurutnya, laporan-laporan tersebut telah diterima dan saat ini masih dalam tahap penanganan oleh penyidik.
“Laporan ini sudah kita terima, sudah kita dalami, dan diproses sesuai mekanisme serta aturan yang berlaku. Kasus yang bersangkutan masih on progress hingga saat ini,” ujar Kombes Pol Ariasandy.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, diketahui sedikitnya 20 orang pelapor merupakan pengikut (follower) Sergei Domogatsky di media sosial. Para korban mengaku tertarik dengan tawaran investasi pembangunan vila yang dipromosikan melalui unggahan di akun Instagram terlapor.
Para pelapor berasal dari berbagai negara, antara lain Belanda, Jerman, Rusia, hingga sejumlah negara di kawasan Asia Tengah. Mereka menyebutkan bahwa investasi dilakukan melalui transfer perbankan maupun aset kripto jenis USDT menggunakan dompet digital.
Sejauh ini, jumlah pihak yang mengaku menjadi korban dilaporkan terus bertambah dan diduga telah mencapai lebih dari 40 orang. Nilai kerugian yang dialami para pelapor pun bervariasi, dengan estimasi kerugian secara akumulatif disebut mencapai ratusan miliar rupiah.
Kombes Pol Ariasandy menegaskan bahwa penanganan perkara ini mendapat atensi dari Mabes Polri, sehingga proses pemeriksaan, penyelidikan, hingga penyidikan dilakukan secara terukur dan sesuai prosedur.
“Tentunya ini menjadi atensi kita bersama. Mabes Polri memberikan perhatian khusus, sehingga proses pemeriksaan, lidik, dan sidik dapat berjalan on the track,” pungkasnya. (kbh1)


