
KPU Badung Tanamkan Nilai Demokrasi Sejak Usia Dini
Badung – kabarbalihit
Demokrasi tidak tumbuh secara instan ketika seseorang telah memiliki hak pilih. Nilai-nilai demokrasi perlu ditanamkan sejak dini melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak-anak. Berangkat dari semangat tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung menyelenggarakan kegiatan Penyerahan Piagam Penghargaan Lomba Menggambar dengan tema “Suara Kami Untuk Badung” bagi peserta tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK.
Ketua KPU Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan demokrasi dapat disampaikan melalui berbagai media, salah satunya melalui seni menggambar. Menurutnya, lomba ini bukan semata-mata kompetisi, melainkan sarana menanamkan nilai kesatria sejak dini, yakni keberanian untuk berkompetisi secara sehat dan sikap menghargai hasil.
“Orang boleh berkontestasi, tetapi ketika ada pemenang, semua harus menerima dan menghormati hasilnya. Keberanian untuk berpartisipasi adalah juara yang sesungguhnya,” ujarnya, Senin(15/12/2025).
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan Pemilu 2024 di Kabupaten Badung tercermin dari diterimanya hasil pemilu oleh masyarakat secara dewasa dan bertanggung jawab.
Arahan Ketua KPU Provinsi Bali yang diwakili oleh Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, menempatkan anak-anak sebagai pusat perhatian dalam pembangunan demokrasi. Ia menilai seluruh karya peserta memiliki pesan yang kuat dan merefleksikan harapan tulus terhadap masa depan Badung.
“Badung memiliki posisi strategis bagi Bali. Apa yang terjadi di Badung akan berdampak pada daerah lain. Suara untuk Badung pada akhirnya adalah suara untuk Bali,” ungkapnya.
Sementara itu, Anggota KPU Kabupaten Badung, Agung Rio Swandisara, dalam laporan kegiatan menyampaikan bahwa lomba menggambar ini merupakan bagian dari refleksi Pilkada Badung 2024. Anak-anak diajak menangkap visi dan misi yang disampaikan dalam proses pilkada, kemudian menuangkannya ke dalam karya visual. Dari karya yang masuk, isu lingkungan khususnya persoalan sampah menjadi perhatian utama yang disuarakan para peserta. KPU Badung juga berencana menghadirkan Bupati Badung untuk melihat langsung karya-karya tersebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi generasi muda.
Adapun pemenang lomba tingkat sekolah dasar, Juara I diraih oleh I Gusti Ayu Agung Candakirana Adelika dari SD Negeri 1 Jagapati melalui karya Suara Cinta Untuk Badung. Juara II diraih oleh Ni Made Sri Gauri Ningsih dari SD Negeri 4 Kuta dengan karya Pilkada di Daerah Badung, dan Juara III diraih oleh Putu Athalia Putri Dwinartha dari SD Negeri 3 Mengwi melalui karya Suara Untuk Badung.
Pada tingkat sekolah menengah pertama, Juara I diraih oleh Ni Ketut Ayu Thearisma Dewi dari SMP Negeri 2 Mengwi dengan karya Jejak Demokrasi Cilik. Juara II diraih oleh Ni Putu Vio Pramesti dari SMP Negeri 2 Kuta dengan karya Di Atas Tanah yang Kami Warisi, sedangkan Juara III diraih oleh Ida Ayu Nyoman Adinda Paramitha dari SMP Negeri 1 Mengwi melalui karya Kekacauan yang Mencekik.
Sementara itu, pada tingkat sekolah menengah atas, Juara I diraih oleh I Dewa Ayu Padmatriana Yamaswarie dari SMA Negeri 1 Kuta Utara melalui karya Jari Ungu, Janji Badung. Juara II diraih oleh I Gusti Ngurah Hari Wijaya dari SMA Negeri 1 Kuta Utara dengan karya Pemilih Berdaulat, Badung Kuat, dan Juara III diraih oleh Muhamad Rizki Bayu Pratama dari SMA Negeri 2 Kuta Selatan melalui karya Untuk Badung.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus edukasi publik, sepuluh karya terbaik akan dipajang di Democracy Creative Space KPU Kabupaten Badung, sebagai ruang publik kreatif untuk menyuarakan pesan demokrasi, kepedulian lingkungan, dan harapan generasi muda terhadap masa depan daerah.
Kegiatan Penyerahan Piagam Penghargaan Lomba Menggambar ini bertempat di Ruang Rapat Nayakottama, Gedung KPU Kabupaten Badung, Graha Pemilu Alaya Giri Nata. (r)


