January 26, 2026
Daerah

Disungsung 25 KK, Pura Batur Desa Baha, Sukses Nangun Karya Negenteg Linggih Biaya Miliaran

Badung – kabarbalihits

Puncak Karya Ngenteg Linggih Mupuk Pedagingan, Mapedudusan Agung, Menawa Ratna, Mapeselang, Mepadanan, Medasar Tawur Balik Sumpah Madia Pura Batur Banjar Bedil, Desa Baha Kecamatan Mengwi dilaksanakan pada Buda Umanis Medangsia, Rabu 10 Desember 2025.

Karya dilaksanakan pascarampungnya renovasi pelinggih maupun bangunan di pura yang disungsung sebanyak 25 KK, yang berasal dari tiga desa di Kecamatan Mengwi yakni, Desa Penarungan, Desa Baha serta Desa Adat Dukuh Moncos, Desa Sobangan.

Turut hadir Anggota DPRD Badung Fraksi PDI Perjuangan I Made Yudana serta ratusan krama penyungsung Pura Batur tersebut.

Sejak pagi sekira pukul 9 wita ratusan krama penyungsung Pura Batur di Banjar Bedil Desa Baha yang terdiri dari krama lananh istri dan yowana telah memadati area pura.

Ketua Panitia Karya, I Ketut Suwardana disela upacara menjelaskan renovasi atau pembangunan Pura Batur Desa Baha dilaksanakan sejak tahun 2019 lalu. Renovasi juga dilakukan untuk memperluas area pura. “Untuk biaya kami memohon bantuan dari Pemerintah Kabupaten Badung yang difasilitasi Bapak Made Yudana Anggota DPRD Baudng yang merupakan krama penyungsung di Pura Batur ini. Pembangunan dilakukan secara bertahap, karena keuangan pemerintah saat itu terdampak Covid-19,” ungkap Suwardana.

Setelah rampungnya pembangunan Pelinggih dan bangunan termasuk pelebaran area di Pura Batur pada tahun 2022 lanjut Ketut Suwardana, tentu diperlukan penyucian sekala dan niskala (upacara pemlaspasan). Sehingga penyungsung bersepakat melaksanakan Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, Mapedudusan Agung, Menawa Ratna, Mapeselang, Mepadanan, Medasar Tawur Balik Sumpah Madia di tahun 2025.

“Sehingga hari ini Rabu 10 Desember 2025, kami melaksanakan Puncak Ngenteg Linggih Mupuk Pedagingan, Mapedudusan Agung, Menawa Ratna, Mapeselang, Mepadanan, Medasar Tawur Balik Sumpah Madia. Intinya kami selaku penyungsung mengucapkan terima kasih sudah dibantu pemerintah dari sejak membangun hingga karya seperti sekarang ini. Bangunan di Pura ini semuanya dipugar tahap awal pqda tahun 20219 di utamaning mandala, selanjutnya digeser /pelebaran pura ke utara, karena area tersebut merupakan duwe pura. Sedangkan ditahun 2022 pembangunan dilanjutkan di madia mandala serta nista mandala,”imbuhnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Lihadnyana Pastikan Layanan PBG di Buleleng 30 Menit Tuntas dan Gratis

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Panita Karya, I Wayan Surata yang menyatakan sangat berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu, khususnya Bupati Badung periode 2016-2021 dan 2021-2025, I Nyoman Giri Prasta, yang telah membantu pembangunan fisik Pura Batur.

“Kami juga berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Badung Wayan Adi Arnawa dan Bagus Alit Sucipta yang telah membantu dana upakara Rp 800 juta,”ucap Surata

Selain itu, Wayan Surata juga mengucapkan terima kasih kepada Perbekel Baha yang telah membantu dana Rp 120 juta dan Perbekel Sobangan sebesar Rp 50 juta, hal ini kata Wayan Surata tentu meringankan tanggung jawab krama Pemaksan Pura Batur.

Wayan Surata juga menyatakan kebanggaannya atas kebersamaan krama penyungsung selama ini begitu antusias dan semangat untuk menyuksekan karya yang digelar setiap 30 tahun sekali. Meski dari jumlah penyungsung sangat sedikit yakni hanya 25 KK.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang ada di sekitar Pura Batur telah ikut membantu menyuksekan karya ini baik materi maupun moril,”ungkapnya.

Sementara Anggota DPRD Badung yang juga selaku penyungsung Pura Batur Desa Baha, I Made Yudana mengucapkan terima kasih yang setulus -tulusnya kepada seluruh Krama Penyungsung khususnya dan masyarakat luas umumnya atas terlaksannya karya suci ini. Selaku pribadi maupun wakil rakyat di DPRD Badung juga mengapresiasi antusias dan kebersamaan krama penyungsung dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan karya bersama Yajamana Karya Ida Pedanda Geria Magelung Desa Baha.

“Semoga kedepan Ida Sanghyang Widhi Wasa memberikan waranugraha kepada kita semua. Dan, kami selaku penyungsung Pura Batur bisa berbuat yang lebih baik lagi. Kami juga memohon maaf atas kesalahan yang sengaja maupun tidak sengaja yang kami lakukan selama pelaksanaan karya,” ungkap Politisi PDI Perjuangan asal Desa Penarungan Ini.

Baca Juga :  Ketua DPRD Badung Dorong Generasi Muda Tanamkan Semangat Sumpah Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

Adapun beberapa upacara yang dilaksanakan pada Puncak Karya di Pura Batur Desa Baha diantaranya Mapeselang dan Mepasaran. Tak hanya itu berbagai wali (tarian) juga dipersembahkan untuk khidmatnya upacara yakni Wayang Lemah, Rejang Dewa, Rejang Renteng serta Baris Gede. Sementara, upacara penganyaran akan berlangsung selama dua hari yakni 14 dan 15 Desember 2025 mendatang. Kbh6.

Related Posts