
Bupati Badung Apresiasi Puluhan Perusahaan Berkontribusi dalam Program TJSP 2025
Badung-kabarbalihits
Bupati Badung menyerahkan penghargaan kepada puluhan perusahaan yang dinilai berkontribusi signifikan dalam program pembangunan daerah pada Gathering Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) 2025 yang berlangsung di Ruang Kertha Gosana, Kantor Bupati Badung, Kamis (11/12/2025).
Kegiatan yang mengusung tema “Sewindu Sinergi TJSP untuk Pembangunan Badung yang Berkelanjutan” ini dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa beserta Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada mewakili Ketua DPRD Badung, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba, pimpinan OPD, serta para pimpinan perusahaan peserta forum TJSP.

Ketua Forum TJSP Kabupaten Badung, I Gede Suarsa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan forum ini menjadi sarana komunikasi intens antara pemerintah dan perusahaan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
“Banyak perusahaan telah berperan aktif memberikan dukungan melalui program TJSP atau CSR sesuai kebijakan masing-masing. Selama delapan tahun, Forum TJSP telah melaksanakan aksi nyata bagi masyarakat Badung untuk mewujudkan daerah yang tangguh, sejahtera, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, CSR kini menjadi kewajiban hukum bagi perusahaan di Indonesia dan memiliki hubungan erat dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang mencakup dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Integrasi antara agenda pemerintah dan program CSR perusahaan, kata Suarsa, diharapkan menjadi tren pembangunan yang membawa Badung menuju kemajuan yang lebih pesat.
Suarsa juga menyinggung aksi cepat TJSP Badung pasca musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah. Forum TJSP telah menyerahkan bantuan sembako kepada para petugas lapangan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka selama masa tanggap darurat.
“Bantuan para stakeholder ini merupakan wujud kepedulian untuk mendukung korban bencana di wilayah terdampak,” ucapnya.
Selain itu, forum turut mendorong program jasa lingkungan melalui skema Payment for Ecosystem Services (PES) dengan melibatkan perusahaan untuk memberikan insentif kepada masyarakat pengelola kawasan hulu sebagai wilayah konservasi. Forum juga mulai memperkuat pengembangan ekonomi sirkular guna meningkatkan keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
“Sinergi, partisipasi, dan komitmen berbagai pihak sangat kami harapkan untuk pengembangan ekosistem ekonomi sirkular menuju kehidupan yang lebih baik,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi sekaligus penghargaan setinggi-tingginya kepada perusahaan yang telah menjalankan kewajiban CSR-nya.
Bupati memberikan masukan agar Forum TJSP perlu memiliki perencanaan matang dan disinergikan dengan pemerintah terkait perencanaan pembangunan kedepannya. Misalnya dalam pembangunan infrastruktur dibuat berdasarkan TJSP, tidak melalui PAD.
Ia berharap kontribusi TJSP kedepan tidak hanya berfokus pada pemberdayaan, tetapi juga menghasilkan program monumental yang nyata dirasakan masyarakat.
“sehingga ini menjadi budaya, yang akan diteruskan oleh siapapun yang duduk dalam pengurus TJSP. Selama ini yang saya lihat kegiatan masih sifatnya pemberdayaan, tapi kalau sifatnya infrastruktur yang monumental belum terlalu tampak. Saya ingin, contohnya jalan Semanggi, itu dibuat berdasarkan TJSP tidak melalui PAD,” tegas Bupati.
Bupati Arnawa berharap masukan tersebut menjadi catatan penting bagi Forum TJSP sehingga dapat mulai mengambil langkah-langkah strategis secara bertahap. (kbh1)


