February 1, 2026
Politik Sosial

Pelatihan Perempuan Penggerak Akar Rumput Resmi Dibuka, Badung Jadi Lokasi Pilot Project Nasional

Badung-kabarbalihits

Upaya memperkuat kapasitas dan peran perempuan di tingkat akar rumput kembali mendapat ruang penting melalui Pelatihan Perempuan Penggerak Akar Rumput yang digelar oleh DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak. Kegiatan ini resmi dibuka pada Minggu (7/12/25) di Gedung Serbaguna Pusat Latihan PSPS Bakti Negara, Sading, Mengwi, Badung, dan dihadiri langsung oleh Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak, Putu Yunita Oktarini.

Pembukaan pelatihan ditandai dengan penyerahan daftar nama peserta kepada Ketua DPP Bidang Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga, dilanjutkan dengan penyematan nama peserta sebagai simbol dimulainya rangkaian pelatihan. Kehadiran 60 peserta perempuan dari enam kecamatan di Kabupaten Badung semakin menegaskan komitmen daerah ini dalam mendorong kesetaraan, pemberdayaan, dan kepemimpinan perempuan di berbagai lini kehidupan masyarakat.

Dalam sambutannya, Putu Yunita Oktarini menyampaikan rasa bangga Badung dipilih sebagai lokasi pilot project uji coba Pedoman Pelatihan Perempuan Penggerak Akar Rumput yang dirancang oleh DPP. Menurutnya, kesempatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas perempuan dalam kepemimpinan, pembangunan karakter, serta kontribusi nyata di tingkat komunitas.

“Program ini memiliki makna penting sebagai upaya memperkuat kapasitas perempuan dalam kepemimpinan, pengembangan diri, serta kontribusi perempuan di akar rumput dan di tengah masyarakat,” ujar Putu Yunita. Ia juga menambahkan bahwa Badung memiliki karakter demografis yang unik, memadukan tiga kecamatan berkarakter masyarakat perkotaan di wilayah selatan dan tiga kecamatan dengan karakter masyarakat pedesaan di wilayah utara. Komposisi ini menjadi ruang ideal untuk menguji efektivitas modul pelatihan dalam berbagai dinamika sosial.

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga, memberikan apresiasi mendalam kepada para peserta. Ia menyebut mereka sebagai perempuan hebat yang memiliki pengalaman, semangat, dan kemauan kuat untuk berkembang.

Baca Juga :  Hadiri Pujawali Pura Dalem Gedong, Wayan Suyasa Apresiasi Kebersamaan Krama Dalam Membangun Yadnya

“Pelatihan ini merupakan gagasan langsung dari Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri. Pelatihan ini tidak hanya untuk kader, tetapi terbuka bagi seluruh perempuan di Nusantara, terutama mereka yang berada di akar rumput,” tegasnya.

Bintang Puspayoga menjelaskan bahwa modul pelatihan mencakup enam materi utama yang dirancang untuk membangun fondasi kepemimpinan perempuan yang kuat dan berkelanjutan. Materi tersebut meliputi konsep diri, kekuatan kolektif, advokasi isu strategis, manajemen keuangan keluarga, komunikasi efektif serta kemampuan berbicara di depan umum, hingga pengetahuan tentang keorganisasian dan kepartaian. Keenam materi ini diharapkan mampu memperkuat wawasan, keterampilan, serta kesadaran kritis peserta dalam menjalankan peran mereka di masyarakat.

Selain menjadi lokasi pilot project, Badung juga akan menjadi tempat penting dalam perjalanan peluncuran resmi buku pedoman pelatihan tersebut. “Setelah uji coba di Badung ini, pada tanggal 18 akan dilakukan peluncuran resmi buku pedoman pelatihan Perempuan Penggerak Akar Rumput. Ibu Ketua Umum menaruh harapan besar kepada kita semua, bagaimana perempuan dari akar rumput dapat memperjuangkan hak-haknya, karena konstitusi negara telah menjamin kesetaraan antara laki-laki dan perempuan,” tambah Bintang Puspayoga.

Dengan dibukanya pelatihan ini, DPP PDI Perjuangan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program pemberdayaan perempuan yang inklusif, terukur, dan berkelanjutan. Badung sebagai daerah percontohan diharapkan dapat memberi inspirasi bagi kabupaten/kota lain dalam menguatkan peran perempuan sebagai agen perubahan di masyarakat. Pelatihan ini bukan hanya sekadar ruang belajar, tetapi juga wadah membangun jejaring, solidaritas, dan gerakan kolektif perempuan yang lebih tangguh dan berdaya. (r)

Related Posts