
Walikota Jaya Negara Mendem Dasar Serangkaian Karya di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan
Denpasar – kabarbalihits
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri sekaligus mendem pedagingan pada Upacara Melaspas Rsi Gana dan Caru Panca Rupa Panca Kelud serangkaian Karya Ngenteg Linggih Memungkah Ngingkup Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan bertepatan dengan Sukra Wage Wuku Kuningan, Jumat (28/11). Upacara tersebut dilaksanakan guna melengkapi rangkaian aci serta sebagai wujud sradha dan bhakti krama Desa Adat Peninjoan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali, I Wayan Subawa, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Made Suweta, Kabag Kesra Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, Camat Denpasar Utara, I Wayan Ariyanta, serta undangan lainya.
Diiringi dengan suara gambelan dan kidung, angkaian upacara diawali dengan pecaruan, dilanjutkan dengan melaspas dan mendem pedagingan. Tampak pengilen Topeng Wali dan Wayang Lemah melengkapi rangkaian upacara. Seluruh rangkaian diakhiri dengan persembahyangan bersama yang dipuput tiga sulinggih, yakni Ida Pandita Dukuh Acharya Daksa, Ida Pandita Dukuh Clagi Dhaksa Dharma Kerti, dan Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Ganda Kusuma.
Bendesa Adat Penijoan, I Wayan Suastika didampingi Ketua Panitia Karya, AA Made Sukarata menjelaskan bahwa rangkaian Karya Ngenteg Linggih Memungkah Ngingkup Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan telah dimulai sejak Minggu (16/11) lalu yang diawali dengan nuasen dan matur piuning karya. Dilanjutkan pada Selasa, (25/11) dilaksanakan upacara negtegang dan nyanggling. Pada Kamis (27/11) turut dilaksanakan upacara mapepada dan memben, sementara hari ini, Jumat (28/11/2025) dilaksanakan upacara melaspas rsi gana dan caru panca rupa panca kelud.
Selanjutnya, pada Sabtu (29/11/2025) bertepatan dengan Rahina Kuningan akan dilaksanakan upacara melasti ke segara, mendak siwi dan memasar. Sedangkan puncak karya akan dilaksanakan pada Minggu (30/11) mendatang. Setelah puncak karya, Ida Bhatara akan nyejer dan dilaksanakan penyineban pada Rabu (3/12) mendatang. Untuk upacara nyegara gunung akan dilaksanakan pada Kamis (4/12/2025).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, semoga seluruh rangkaian karya dapat berjalan dengan lancar, serta dapat memberikan kerahayuan kepada seluruh krama dalam menjaga keseimbangan Tri Hita Karana,” ujarnya.
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas kerja keras dan gotong royong seluruh lapisan masyarakat Desa Adat Peninjoan dalam mendukung pelaksanaan aci di parahyangan suci. Hal ini tentu sejalan dengan visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju berlandaskan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna menyama braya bahwa kita semua bersaudara.
Lebih lanjut dijelaskan, Karya Ngenteg Linggih Memungkah Ngingkup Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan ini merupakan tahapan yang harus dilaksanakan. Sehingga bangunan suci dapat digunakan untuk kegiatan upacara dan pemujaan. Upacara ini juga merupakan wujud sradha bhakti krama pengempon kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Sehingga menjadi sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.
“Dengan pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Memungkah Ngingkup Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan ini mari kita tingkatkan sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana,” ujar Jaya Negara. (r)


