January 11, 2026
Ekonomi

Harga Tanah Makin Tinggi, Developer di Bali Harap Pemerintah Naikkan Harga Rumah Subsidi

Tabanan – kabarbalihits

Harga tanah masih menjadi tantangan, Developer (pengembang) di Bali dalam membangun rumah subsidi untuk menyukseskan Program 3 Juta Rumah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yakni membangun dan merehabilitasi 3 juta unit rumah per tahun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Sehingga, kedepan pemerintah diharapkan dapat menaikkan harga rumah subsidi. Harapan tersebut disampaikan Direktur PT. Bumi Cempaka Asri (BCA Land) I Gede Suardita saat menerima kunjungan Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati di Perumahan Griya Multi Jadi Kediri Tabanan, Selasa (25/11/2025).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, Komisioner BP Tapera, Dirjen TKPR, Pengurus REI Bali serta kalangan perbankan.

BCA Land sebagai mitra dalam program 3 juta rumah, kata Gede Suardita pihaknya pada tahun lalu sudah melaunching 200 unit rumah subsidi. Masalah harga tanah memang masih menjadi tantangan. Sejauh ini kata dia rumah subsidi masih bisa dibangun  di pinggiran Tabanan yang harga tanahnya lebih rendah, namun hal ini otomatis membuat minat masyarakat berkurang karena lokasi yang jauh dari perkotaan.

“Mudah – mudahan pemerintah melalui Kementrian PKP bisa menaikan harga rumah sibsidi dari Rp 185 juta menjadi Rp 200 jutaan. Otomatis kami sebagai pengembang masih bisa berkarya membuat rumah subsidi khususnya di Tabanan,”harapnya.

Mantan Ketua DPD REI Bali ini juga menyebut, tahun ini terjadi migrasi minat dari subsidi dan komersil. Hal itu karena adanya fasilitas tambahan yang membuat konsumen beralih ke rumah komersil.

“Apalagi sekarang rumah komersil sudah bebas PPN dan teman-teman pengembang beralih ke rumah komersil,” ucapnya.

Gede Suardita juga menjelaskan, harga rumah komersil di Tabanan sudah di kisaran Rp300 juta ke atas. Sedangkan luasan paling kecil adalah 60 meter persegi dengan tipe 21.

Baca Juga :  Filosofi Padi Beras Nasi Untuk Aparatur Pemerintah dan Guru di Buleleng

“Khusus rumah susbdi bunga pasti rendah. Kalau harga dinaikkan menjadi Rp200 juta, tidak banyak kenaikan per bulan konsumen terbantu,” kata Suardita.

Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati, selain mengapresiasi BCA Land yang telah turut serta mensukseskan program 3 juta rumah Program pemerintahan Prabowo melalui pembangunan rumah subsidi berkualitas. Hal ini sekaligus sebagai salah satu contoh bagaimana pengembang membangun rumah subsidi dengan kualitas yang baik termasuk lokasinya yang cukup strategis.

“Meski harganya murah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), namun kualitas rumah subsidi harus nomor satu. Kita sudah lihat kualitas rumah yang dibangun BCA Land sangat baik, termasuk sarana pendukung seperti air bersih sangat memadai,’ ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan kunci rumah secara simbolis kepada debitur Perumahan Griya Multi Jadi yang dilanjutkan dengan kunjungan di rumah subsidi yang telah ditempati masyarakat.kbh6.

Related Posts