
Sekjen ATR/BPN Tutup Latsar CPNS 2025, Tekankan Pentingnya Integritas dan Legacy bagi ASN Muda
Jakarta-kabarbalihits
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan I hingga VIII Gelombang 1 Tahun 2025 pada Jumat (07/11/2025) malam. Penutupan ini menandai selesainya rangkaian pembelajaran fundamental bagi para CPNS sebelum mereka bertugas di unit kerja masing-masing.
Dalam sambutan penutupnya, Sekjen Dalu Agung memberikan pesan mendalam kepada seluruh peserta Latsar. Ia mendorong para CPNS untuk menghayati nilai-nilai profesi ASN serta menerapkan seluruh ilmu, disiplin, dan etika kerja yang didapat selama pelatihan.
“Saya pesankan kepada kalian ada tiga kontemplasi, tiga refleksi yang harus kalian jawab. Kalian membuat apa? Kalian bekerja untuk siapa? dan akan meninggalkan legacy apa? Saya berharap pelatihan ini membuat para peserta dapat menambah wawasan,” ujar Dalu Agung Darmawan di hadapan ratusan peserta yang hadir di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN, Cikeas.
Ia menegaskan bahwa seorang ASN bukan hanya bertugas menjalankan pekerjaan administratif, tetapi juga memikul tanggung jawab moral sebagai pelayan publik. Karena itu, para CPNS diminta memiliki orientasi kerja yang jelas, memahami kontribusi yang harus diberikan, serta memikirkan warisan kebaikan (legacy) yang akan ditinggalkan selama berkarier di pemerintahan.
Latsar CPNS 2025 ini telah memberikan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, nilai dasar ASN, manajemen pemerintahan, serta kompetensi teknis sesuai bidang masing-masing. Dengan berakhirnya pelatihan ini, para peserta diharapkan siap bekerja secara profesional, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Penutupan Latsar juga menjadi momentum bagi Kementerian ATR/BPN untuk memperkuat kualitas SDM aparatur, sekaligus membangun kultur birokrasi yang adaptif, transparan, dan berorientasi hasil, sejalan dengan agenda reformasi birokrasi nasional.(r)


