September 18, 2021
Daerah Kesehatan

1637 Warga Binaan Lapas Kerobokan Divaksinasi, Eks Wagub Sudikerta Dapat Giliran Hari Sabtu

Badung-kabarbalihits 

Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kerobokan melakukan Vaksinasi Covid-19 bagi petugas pemasyarakatan dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebanyak 600 orang dari jumlah keseluruhan 1637 WBP di hari kedua Vaksinasi, pada Jumat (9/7).

Mantan Wagub Bali, Sudikerta yang menjadi WBP Lapas Kerobokan mendapat giliran Vaksinasi di hari terakhir, pada Sabtu (10/7), bersama mantan Bupati Klungkung I Wayan Candra di tempat yang sama, Aula Ardha Candra Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kerobokan. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kalapas Kerobokan, Fikri Jaya Soebing ketika Vaksinasi berlangsung. Pelayanan Vaksinasi dilakukan per blok tahanan, sehingga penanganan vaksinasi lebih tertib. 

“Pak Sudikerta belum divaksin, kita selesaikan per blok penanganannya enak lebih tertib. Sepertinya besok (10/7) akan divaksin,” Ucap Kalapas Fikri. 

Dilanjutkan, jika kondisi kesehatan Sudikerta memungkinkan, Vaksinasi akan dilakukan. Sama halnya dengan WBP mantan Bupati Klungkung, I Wayan Candra. 

“Semuanya diskrining dulu, apabila hasil skrining memang layak untuk divaksin WBP tersebut. Selagi tidak ada kendala kita akan berikan vaksin,” Jelasnya. 

Ditegaskan, tidak ada laporan pada hari pertama dan kedua mengenai efek yang ditimbulkan setelah Vaksinasi dilakukan dengan jenis vaksin Astrazeneca. 

“Dari laporan yang saya terima tidak ada, karena setelah Vaksinasi kita berikan obat vitamin dan paracetamol, tapi sampai hari ini tidak ada kabar dari petugas, sekitar 4 blok divaksinasi kemarin tidak ada laporan,” 

Ditambahkan sampai saat ini Lapas Kerobokan aman dari Virus Covid-19, dimana sebelumnya dilakukan tes rapid antigen secara acak terhadap warga binaan maupun petugas, dan tidak ditemukan yang terpapar virus Covid-19. 

“Tidak ada yang terpapar, secara acak kita lakukan rapid antigen kepada warga binaan dan petugas,” Katanya. 

Salah satu warga binaan bernama Nyoman Winata mengaku, setelah divaksinasi kondisinya tetap sehat dan sempat merasa waswa sebelum divaksin. Ia sangat berharap agar tidak terpapar virus covid-19, dan selalu sehat. 

“Kedepannya biar sehatlah tidak kena covid. Waswas ada, mau gimana harus diikuti, kita kan untuk mencegah. Kalau disini sampai satu yang kena covid otomatis bisa semua kena,” Ujarnya. 

Baca Juga :  Mohon Dukungan Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah, Bupati Giri Prasta Terima Kunjungan Kepala Perwakilan BPK Propinsi Bali

Kegiatan vaksinasi yang berlangsung selama 3 hari, dari 8 Juli sampai 10 Juli 2021 ini diselenggarakan atas kerjasama Lapas Kelas II A Kerobokan dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali, bertujuan untuk meminimalisir terpaparnya Petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan dari COVID-19 di Lapas Kerobokan. 

Nantinya, kegiatan vaksinasi berikutnya atau tahap kedua akan diselenggarakan pada tanggal 30 September 2021. (kbh1)

Related Posts