October 21, 2021
Sosial

TNI Bagikan Masker Hari Pertama PPKM

Denpasar-kabarbalihits

Hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bali, khususnya di Kota Denpasar ditandai dengan pembagian 1500 masker yang dilakukan oleh anggota TNI dan Korem 163/Wira Satya dan Kodim 1611/Badung. Puluhan anggota berpakaian loreng ini tampak berkumpul, lengkap dengan dua seniman bondres, senin (11/1) pagi.

Mereka melakukan aksi sosial berbagi masker dan juga bunga kepada pengendara yang melintas di Jalan Surapati tepatnya di depan Lapangan Gusti Ngurah Made Agung Denpasar.

Kegiatan tersebut mendapat atensi dari Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. Pangdam yang hadir langsung memantau kegiatan Korem, memberikan apresiasi atas inisiatif jajarannya untuk mensosialisasikan protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat dalam mengawali PPKM.

“Kondisi pandemi Covid-19 ini meningkat, sehingga kami mengajak masyarakat untuk tidak abai menerapkan protokol kesehatan. Begitu juga dengan para personel agar tidak jenuh untuk turun melakukan sosialiasasi mengingatkan masyarakat,” ungkapnya.

Pangdam menegaskan dengan berbagi masker dan bunga kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa TNI sangat berempati dengan situasi dan kondisi saat ini.

“Kita harus bersama-sama, karena ini penyakit tidak bisa individu untuk melawannya,” tegas Pangdam didampingi Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya, dan Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf.

Baca Juga :  LPK Glory International Cruise Knowledge Klungkung Cetak SDM Kompeten

Terkait hari pertama PPKM, Pangdam menjelaskan bahwa masyarakat Bali telah disipilin menjalankan prokes. Kendatipun demikian, masih ditemukan satu hingga dua orang yang belum sadar tentang pentingnya prokes.

Sementara itu, Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm. IB Putu Diana Sukertia menambahkan, kegiatan ini juga melibatkan Kodim  1611/Badung dengan membagikan 1.500 masker yang dibagikan kepada masyarakat yang melintas di depan rumah jabatan Gubernur Bali ini.

“Tujuan dari kegiatan ini pertama untuk mensosialisasikan kembali protokol kesehatan, dan juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Apalagi hingga sekarang, angka penularan Covid-19 masih sangat tinggi, sehingga di Bali diterapkan PPKM ini,” jelasnya. (Kbh4)

Related Posts